Connect with us

Internasional

FBI Buru Pelaku Penembak Charlie Kirk, Sebar Rekaman CCTV di Lokasi

FBI merilis foto orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap komentator berpengaruh sayap kanan Amerika, Charlie Kirk.

Logompn

Published

on

Foto terduga pelaku penembakan charlie kirk dirlis fbi
FBI Buru Pelaku Penembak Charlie Kirk, Sebar Rekaman CCTV di Lokasi | Gambar: X/FBI

MPN Indonesia 13 September 2025 - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat merilis foto orang yang diduga terlibat dalam penembakan komentator berpengaruh sayap kanan Amerika, Charlie Kirk.

Foto tersebut dirilis pada Kamis malam (11/9) dan menunjukkan seorang pria mengenakan kaus lengan panjang hitam, celana jeans, kacamata hitam, topi baseball, serta membawa ransel.

Pada salah satu rekaman CCTV yang dibagikan FBI di X, pelaku terlihat melompat dari atap gedung dan melarikan diri dari lokasi kejadian di Utah Valley University, Kota Orem, Utah.

Penyelidik juga menunjukkan video tersangka berlari di atap gedung tempat tembakan dilepaskan sebelum melarikan diri ke hutan.

“Penembak melompat dari atap dan melarikan diri ke lingkungan sekitarnya,” kata agen khusus FBI, Robert Bohls.

Sayembara USD100 Ribu

Direktur FBI Kash Patel dan otoritas penegak hukum meminta bantuan publik dalam mengidentifikasi pelaku.

FBI menawarkan hadiah sebesar USD 100.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku.

Penembak disebut telah meninggalkan jejak telapak tangan di lokasi kejadian yang kini sedang dianalisis sebagai petunjuk identitas.

“Kami memiliki orang-orang di seluruh negeri yang berusaha membawa pelaku ini ke pengadilan,” kata Gubernur Utah Spencer Cox, dikutip MPN Indonesia dari NBC News.

Ia menambahkan bahwa FBI telah menerima lebih dari 7.000 informasi mengenai pelaku.

Kronologi Penembakan

Penembakan terjadi pada Rabu siang (10/9), saat Charlie Kirk tengah berbicara dalam acara debat bertajuk “Prove Me Wrong” di halaman terbuka kampus Utah Valley University yang dihadiri sekitar 3.000 orang.

Saat itu Kirk sedang menjawab pertanyaan dari audiens. Namun tiba-tiba ada tembakan mengenai leher Kirk, menyebabkan pendarahan hebat dan kepanikan di antara para peserta.

Baca Juga:  Dirut Food Station jadi Tersangka Kasus Beras Oplosan

Kirk, 31 tahun, kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal beberapa jam setelah kejadian.

Ia dikenal sebagai tokoh konservatif, sekutu dekat Presiden Donald Trump, dan pendiri organisasi Turning Point USA.

Temuan Penyidik

Senjata yang diyakini digunakan dalam pembunuhan adalah senapan Mauser kaliber .30 bolt-action.

Senapan ini ditemukan di area hutan dekat lokasi kejadian, dibungkus handuk. Penyelidik juga menemukan peluru bekas di dalam bilik senapan dan tiga peluru lainnya dalam magasin, berdasarkan laporan The Associated Press.

Sidik jari telapak tangan serta jejak kaki ditemukan di lokasi dan tengah dianalisis di laboratorium federal.

Beberapa laporan media menyebut adanya ukiran ideologi “transgender dan antifasis” pada amunisi, namun informasi ini belum dapat diverifikasi secara resmi.

Pejabat yang dikutip oleh New York Times menyatakan bahwa informasi tersebut mungkin salah tafsir.

Pelaku Diduga Masih Muda

FBI masih mengembangkan penyelidikan dan belum mengumumkan identitas pelaku. Namun diduga pelaku masih muda.

“Penembak tampaknya berusia kuliah dan berbaur dengan baik di kampus,” ujar Komisioner Keamanan Publik Utah, Beau Mason.

Penyelidikan mencatat bahwa pelaku tiba di lokasi sekitar pukul 11.52 waktu setempat, sekitar 30 menit sebelum penembakan terjadi.

Trump bakal Beri Penghargaan ke Kirk

Presiden Donald Trump menyebut penembakan itu sebagai “pembunuhan keji” dan menyatakan rencana untuk menganugerahkan Charlie Kirk dengan Presidential Medal of Freedom.

“Charlie Kirk adalah orang yang hebat, pria yang hebat-hebat dalam segala hal, terutama dengan para pemuda,” ujar Trump.

(ADN/NID/RAD)

Trending