Internasional
Greta Thunberg Kembali Berlayar ke Gaza untuk Beri Bantuan Kemanusiaan
Greta Thunberg kembali bergabung dalam pelayaran menuju Gaza dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
MPN Indonesia 2 September 2025 - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, kembali bergabung dalam pelayaran menuju Gaza dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang dimulai dari pelabuhan di pesisir timur Spanyol pada Minggu (31/8).
Pelayaran ini dilakukan oleh sekitar 20 kapal yang membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, dengan estimasi waktu tiba di Gaza pada pertengahan September.
Thunberg menyampaikan bahwa pelayaran ini merupakan misi untuk menembus jalur bantuan yang diblokade Israel sehingga warga Gaza menderita kelaparan di sebagian wilayah.
“Ini adalah misi untuk menantang sistem internasional yang sangat kejam dan tidak menjunjung tinggi hukum internasional,” kata Thunberg sebelum berlayar, dikutip MPN Indonesia dari Reuters pada Selasa (2/9).
Pelayaran Global Sumud Flotilla
Organisasi penyelenggara, Global Sumud Flotilla menyatakan bahwa mereka merupakan entitas independen yang tidak terafiliasi dengan pemerintah maupun partai politik.
Dalam pernyataannya, armada tersebut berjanji untuk menerobos pengepungan ilegal di Gaza.
“Kami berjanji akan membuka koridor kemanusiaan dan mengakhiri genosida yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina,” kata pihak Global Sumud Flotilla, dikutip dari The Guardian.
Kapal-kapal dalam armada tersebut mengibarkan bendera Palestina dan membawa ratusan orang yang terdiri dari aktivis internasional, seperti Greta Thunberg, aktor asal Irlandia Liam Cunningham, dan aktor asal Spanyol Eduard Fernandez.
Adapun beberapa pihak pemerintahan seperti mantan Wali Kota Barcelona Ada Colau dan anggota parlemen dari beberapa negara Eropa.
Penyelenggara misi ini juga mengumumkan bahwa puluhan kapal lainnya direncanakan akan berangkat dari Tunisia dan pelabuhan-pelabuhan lain di Mediterania pada Kamis (4/9) mendatang untuk bergabung dalam pelayaran bantuan ke Gaza.
Sebelumnya, Greta Thunberg juga berpartisipasi dalam pelayaran misi bantuan kemanusiaan ke Gaza pada Juni lalu bersama aktivis dari negara-negara seperti Prancis, Jerman, Brasil, Turki, Swedia, Spanyol, dan Belanda.
Namun, kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel dan para peserta kemudian dideportasi ke negara asal masing-masing.
Dukungan Indonesia Lewat Pelayaran Nusantara Sumud Flotilla
Dukungan terhadap misi ini juga datang dari Indonesia melalui kelompok relawan yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy.
Sebanyak 20 orang relawan Indonesia akan turut serta dalam pelayaran melalui misi yang dinamakan Nusantara Sumud Flotilla, sebagai bagian dari armada Global Sumud Flotilla.
Ketua Indonesia Global Peace Convoy, Muhammad Hussein Gaza, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah menyiapkan delapan kapal untuk berlayar. Kapal-kapal tersebut akan diberangkatkan dari Yunani, Italia, Spanyol, dan Indonesia.
“Indonesia sendiri akan mengirimkan sekitar 20 (relawan) yang akan berlayar dari beberapa pelabuhan, ada di Yunani, Italia, Spanyol, ada juga di Indonesia,” jelas Hussein pada Rabu (27/8), usai acara konsolidasi pelepasan tim kapal kemanusiaan di Bandung.
Ia menambahkan bahwa Indonesia dan Malaysia termasuk negara penyumbang kapal terbanyak dalam misi ini.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
