Connect with us

Internasional

Ikut Conclave, Calon Paus Indonesia Diserbu Jurnalis Internasional saat Tiba di Vatikan

Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta, menjadi perhatian berbagai media internasional saat tiba di Vatikan untuk mengikuti konklave.

Logompn

Published

on

Kardinal ignatius suharyo hardjoatmodjo, uskup agung jakarta
Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta Diserbu Berbagai Media Internasional saat Tiba di Vatikan untuk Mengikuti Konklave. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@gerejakatolikindonesia

MPN Indonesia 7 Mei 2025 - Suasana di sekitar Basilika Santo Petrus pada Senin (5/5) berubah menjadi lautan kamera dan mikrofon ketika Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta, tiba di Vatikan untuk mengikuti konklave.

Sejak namanya mencuat sebagai salah satu calon kuat paus berikutnya, perhatian media internasional terhadap sosoknya meningkat pesat.

Kedatangannya langsung menarik kerumunan wartawan dari berbagai negara.

Ratusan jurnalis dari berbagai media global berdesakan mendekati Kardinal Suharyo, yang dikenal atas kepemimpinannya yang peduli pada isu-isu sosial dan keadilan.

Meskipun dihujani pertanyaan-pertanyaan tajam mengenai peluangnya dalam konklave, Kardinal Suharyo tetap menunjukkan ketenangan dan keramahan.

Ia menyapa media dengan senyum hangat yang menjadi ciri khasnya.

“Saya menyerahkan segala sesuatu dalam tangan Tuhan dan Bunda Gereja. Tugas kita semua adalah berdoa agar Roh Kudus membimbing Gereja dalam memilih penerus Santo Petrus,” ujar Kardinal Suharyo sebelum melanjutkan kegiatan, sebagaimana dikutip MPN Indonesia melalui Instagram resmi @gerejakatolikindonesia, pada Rabu (7/5).

Media Global Soroti Ignatius Suharyo di Konklave

Ketertarikan media internasional terhadap Kardinal Suharyo tidak lepas dari posisinya sebagai Uskup Agung Jakarta dan perannya yang besar dalam komunitas Katolik Indonesia.

Indonesia, meski mayoritas Muslim, memiliki komunitas Katolik yang aktif dan dinamis.

Sosok Kardinal Suharyo menjadi simbol harapan baru bagi umat Katolik di Asia.

Partisipasinya dalam konklave kali ini menempatkan Indonesia pada pusat perhatian dunia Katolik.

Para analis Vatikan mencatat bahwa keterlibatan Kardinal Suharyo memperluas spektrum representasi Asia di tingkat tertinggi Gereja Katolik.

Dengan reputasi kepemimpinan yang inklusif dan komitmennya terhadap keadilan sosial, Kardinal Suharyo dianggap sebagai kandidat potensial yang mampu menjembatani berbagai kepentingan global dalam Gereja.

Baca Juga:  Usai Ziarah ke Makam Paus Fransisukus, Menag Nasaruddin Umar Bertemu dengan Paus Leo XIV

Konklave ini menjadi momen penting yang menentukan arah baru bagi kepemimpinan Katolik sedunia.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending