Internasional
Ketahuan Pakai Botox hingga Filler, 20 Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan
Sebanyak 20 unta didiskualifikasi dari Festival Kontes Kecantikan Unta yang berlangsung di Al Musanaa, Oman, pada Februari 2026.
MPN Indonesia 8 Maret 2026 - Sebanyak 20 unta didiskualifikasi dari Festival Kontes Kecantikan Unta yang berlangsung di Al Musanaa, Oman, pada Februari 2026.
Unta-unta itu didiskualifikasi setelah ditemukan adanya praktik manipulasi fisik menggunakan prosedur kecantikan yang tidak natural.
Pemeriksaan oleh inspektur hewan mengungkap bahwa para peserta melakukan penyuntikan botox, filler, hingga penggunaan silikon, yang bertentangan dengan aturan ajang tersebut.
Praktik Curang yang Dilakukan
Dikutip MPN Indonesia dari laporan Forbes, ajang kecantikan ini berada di bawah naungan Klub Unta Oman dan Federasi Balap Unta Oman.
Inspeksi yang dilakukan oleh dokter hewan menemukan bahwa praktik manipulasi yang dilakukan meliputi suntikan asam hialuronat untuk mempertebal bibir.
Kemudian filler dan silikon untuk memperbaiki bentuk hidung, serta botox untuk melembutkan ekspresi wajah.
Selain itu, ditemukan juga penggunaan lilin silikon untuk menonjolkan punuk serta suntikan hormon untuk membentuk otot agar lebih tegas.
Penyelenggara menyatakan sikap tegas terhadap praktik tersebut. Hukuman berat juga dijanjikan kepada para peserta yang melanggar.
“Kami bertekad untuk menghentikan semua tindakan manipulasi dan penipuan dalam mempercantik unta,” ucap panitia penyelenggara.
Penilaian Juri
Festival Kontes Kecantikan Unta menilai peserta berdasarkan empat kategori utama, yaitu bulu berkilau dan berwarna jelas serta leher panjang dan elegan.
Kemudian penilaian juga menyasar kepala besar dengan bibir cemberut dan bulu mata gelap serta punuk proporsional dengan postur tubuh yang prima.
Penampilan alami menjadi aspek penilaian yang sangat ditekankan dalam ajang ini.
Pernah Ada Kasus Serupa
Kasus penyalahgunaan kosmetik ini bukan pertama kalinya terjadi dalam dunia kontes kecantikan unta.
Pada Festival Unta Raja Abdulaziz di Arab Saudi pada 2018, sejumlah unta juga didiskualifikasi karena dugaan penggunaan filler dan toksin botulinum.
Di 2021, lebih dari 40 unta dikeluarkan dari kompetisi karena ditemukan manipulasi seperti peregangan hidung, teknik inflasi menggunakan karet, hingga penyuntikan hormon dalam jumlah besar.
Hadiah yang Dijanjikan Fantastis
Nilai hadiah yang tinggi disebut sebagai salah satu pemicu maraknya kecurangan. Total hadiah dalam ajang serupa di wilayah Teluk dapat mencapai 66 juta dolar AS (sekitar Rp1,1 triliun).
Hal ini menjadikan unta tidak sekadar sebagai ternak, tetapi aset investasi bernilai tinggi.
Para pemenang tidak hanya memperoleh hadiah uang, tetapi juga peningkatan status sosial, hak pembiakan, hingga mobil mewah.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
