Connect with us

Internasional

Kronologi Kematian Pangeran Arab, Henti Jantung akibat Alkohol dan Narkoba

Kematian Pangeran Arab Saudi, Abdullah bin Fahad dipastikan disebabkan oleh henti jantung akibat konsumsi alkohol dan kombinasi sejumlah zat terlarang dalam kadar tinggi.

Logompn

Published

on

China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Alasannya
Kronologi Kematian Pangeran Arab, Henti Jantung akibat Alkohol dan Narkoba. Gambar: Komite Olimpiade Saudi

MPN Indonesia 30 Juli 2026 - Kematian Pangeran Arab Saudi, Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi Al Saud (29), di sebuah hotel mewah di London pada 25 November 2025, dipastikan disebabkan oleh henti jantung akibat konsumsi alkohol dan kombinasi sejumlah zat terlarang dalam kadar tinggi.

Temuan tersebut diungkap dalam sidang pemeriksaan jenazah di Inner West London Coroner’s Court.

Hasil analisis menunjukkan kadar alkohol dalam darah (BAC) Abdullah bin Fahad mencapai 0,222 persen atau 222 miligram per 100 mililiter darah, hampir tiga kali lipat dari batas legal berkendara di Inggris sebesar 0,08 persen.

Selain itu, ditemukan kandungan gamma-hydroxybutyrate (GHB), alprazolam (Xanax), ganja, serta obat anticemas lainnya dalam tubuhnya.

Kronologi Penemuan

Pangeran Abdullah ditemukan di kamar mandi Hotel Marriott, Kensington, London, pada 25 November 2025, demikian laporan Sports Chosun. Saat ditemukan, ia masih mengenakan pakaian lengkap.

Petugas medis yang tiba di lokasi sempat melakukan upaya penyelamatan, termasuk CPR, namun tidak berhasil dan ia dinyatakan meninggal di tempat.

Rekaman CCTV menunjukkan ia terakhir kali terlihat keluar hotel seorang diri untuk merokok pada malam sebelum kematiannya.

Tidak ditemukan indikasi bunuh diri maupun keterlibatan pihak ketiga dalam kasus ini.

Temuan Medis

Hasil pemeriksaan postmortem tidak menemukan adanya penyakit akut maupun kronis yang signifikan.

Koroner menyimpulkan bahwa penyebab langsung kematian adalah henti jantung akibat kombinasi alkohol dan obat-obatan.

Temuan ini diperkuat dengan hasil toksikologi yang menunjukkan kadar zat dalam tubuh pada tingkat yang berpotensi mematikan.

Riwayat Perawatan sebelum Kematian

Sekitar tiga bulan sebelum meninggal, Abdullah bin Fahad menjalani perawatan intensif di Priory Clinic, Roehampton, London.

Baca Juga:  Disebut 'Ngantuk' di Mens Rea, Gibran Rakabuming: Jangan Bully Anak dan Istri Pandji Pragiwaksono

Biaya perawatan di fasilitas tersebut mencapai sekitar USD 67.000 per minggu.

Ia menjalani program detoksifikasi untuk ketergantungan terhadap alkohol, benzodiazepin, dan obat anticemas pregabalin.

Setelah keluar dari Priory Clinic, ia melanjutkan perawatan di klinik swasta Rainford Hall di Merseyside dengan biaya sekitar 7.000 euro per minggu.

Selama masa perawatan lanjutan, ia juga sempat didiagnosis mengalami infeksi saluran pernapasan bagian atas sebelum dinyatakan pulih dan keluar dari fasilitas tersebut pada 14 Oktober 2025.

Setelah menyelesaikan rehabilitasi, Abdullah bin Fahad check-in di Hotel Marriott London pada 19 November 2025 untuk menginap selama sepekan.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita14 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita21 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita46 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti55 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending