Connect with us

Internasional

Langka! Ikan ‘Kiamat’ Muncul di Pantai Meksiko

Meksiko digemparkan dengan kemunculan ikan oarfish, yang sering disebut sebagai ‘ikan kiamat’, di pantai Baja California Sur pada (9/2).

habigates

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 02 21t143724.700
Oarfish muncul di pantai Meksiko | Gambar: Tangkapan Layar X/@aapayes

MPN Indonesia 21 Februari 2025 - Meksiko digemparkan dengan kemunculan seekor ikan oarfish, yang sering disebut sebagai ‘ikan kiamat’, di pantai Baja California Sur pada (9/2).

Penampakan ikan laut dalam yang langka ini menjadi sorotan setelah beberapa wisatawan merekam momen tersebut dan membagikannya di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar luas, ikan oarfish terlihat berenang di perairan dangkal dengan tubuh panjang berwarna perak dan sirip oranye yang mencolok.

Seorang pengunjung pantai bahkan terlihat menyentuh ikan tersebut saat ia berhenti bergerak di tepi air.

“Itu oarfish. Mereka hampir tidak pernah terlihat hidup. Tidak akan ada yang percaya ini,” ujar seseorang dalam video yang viral di media sosial.

Kemunculan ikan ini ke permukaan pun menarik perhatian banyak pihak karena jarang terjadi dan sering dikaitkan dengan peristiwa alam tertentu.

Dikutip dari USA Today, pada 2024, setidaknya ada tiga penampakan ikan oarfish di California Selatan, termasuk satu di San Diego pada Agustus lalu yang menjadi penampakan pertama di wilayah itu dalam hampir 125 tahun. Namun, ketiga ikan tersebut ditemukan sudah mati.

Oarfish Dipercaya sebagai Tanda Datangnya Gempa

Dalam cerita rakyat Jepang, oarfish dikenal sebagai ryugu no tsukai, atau utusan istana dewa laut Ryūjin.

Kepercayaan ini muncul karena ikan tersebut diyakini sebagai pertanda datangnya gempa bumi atau bencana alam.

Hal ini diperkuat oleh laporan yang mencatat bahwa beberapa bulan sebelum gempa besar melanda Jepang pada 2011, sekitar 20 ekor oarfish ditemukan terdampar di pantai.

Sejarah mencatat bahwa pada abad ke-17, kemunculan oarfish di perairan dangkal juga dikaitkan dengan prediksi gempa bumi.

Baca Juga:  Pemerintah Peru Putuskan Hubungan Diplomasi dengan Meksiko, Kenapa?

Kepercayaan ini berkembang seiring dengan ditemukannya pola kemunculan ikan ini sebelum aktivitas seismik terjadi di beberapa wilayah.

Fenomena Ilmiah di Balik Kemunculan Oarfish

Meskipun dikaitkan dengan mitos, ilmuwan memiliki beberapa teori mengenai alasan munculnya oarfish di perairan dangkal.

Salah satu teori menyebutkan bahwa perubahan kondisi lingkungan, seperti pergeseran pola iklim El Niño dan La Niña, dapat memengaruhi habitat ikan ini dan menyebabkan mereka tersasar ke perairan dangkal.

Dalam kasus sebelumnya, saat dua ekor oarfish ditemukan di pantai California pada 2013, para ilmuwan menduga bahwa mereka mungkin terdampak oleh pelepasan gas atau perubahan tekanan akibat aktivitas seismik.

Dosen biologi dari Anglia Ruskin University, Inggris, Rachel Grant menjelaskan bahwa pelepasan ion bermuatan listrik akibat tekanan di bebatuan saat gempa dapat menyebabkan hidrogen peroksida terbentuk di perairan.

Senyawa ini bersifat beracun dan bisa memaksa oarfish keluar dari habitat aslinya di laut dalam.

Karakteristik Ikan Oarfish

Oarfish (Regalecus glesne) adalah salah satu ikan bertulang terpanjang di dunia. Mereka bisa tumbuh hingga mencapai panjang 7 meter dengan berat sekitar 300 kg.

Tubuhnya yang panjang dan pipih, berwarna perak dengan sirip merah atau oranye, membuatnya tampak unik dibandingkan ikan lainnya.

Karena hidup di zona mesopelagis, yaitu kedalaman 200–1.000 meter di bawah permukaan laut, oarfish sangat jarang terlihat oleh manusia.

Makanan utama ikan ini adalah organisme laut kecil seperti krill, plankton, dan krustasea, yang mereka tangkap dengan cara menyaring air menggunakan insangnya.

Meski memiliki bentuk tubuh yang menyerupai ular laut, oarfish tidak berbahaya bagi manusia karena tidak memiliki gigi yang tajam.

(AKM/NID/RAD)

"מחבר תוכן מרתק בכל הפלטפורמות, יוצר יצירות ייחודיות, מותאמות SEO ואנושיות שמעניקות השראה, מידע וחיבור."

Trending