Connect with us

Internasional

Macron Sebut Prancis akan Akui Negara Palestina, Trump: Pernyataan Tak Berbobot

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengakui Palestina secara resmi pada Sidang Umum PBB yang dijadwalkan berlangsung September.

Logompn

Published

on

Macron Sebut Prancis akan Akui Negara Palestina, Trump: Pernyataan Tak Berbobot
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump | Gambar: Associated Press

MPN Indonesia 26 Juli 2025 - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan akan mengakui Negara Palestina secara resmi pada Sidang Umum PBB yang dijadwalkan berlangsung pada September.

Pengumuman tersebut disampaikan Macron pada Kamis (24/7), dengan menyebut pengakuan ini sebagai bagian dari komitmen Prancis terhadap perdamaian di Timur Tengah.

“Sejalan dengan komitmen bersejarah untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya memutuskan Prancis akan mengakui Negara Palestina. Pengumuman resmi akan saya sampaikan di Sidang Umum PBB pada September,” tulis Macron melalui Instagram-nya, Kamis (24/7).

Ia juga menekankan pentingnya mengakhiri konflik di Gaza serta memberikan bantuan kemanusiaan.

“Saat ini, yang mendesak adalah mengakhiri perang di Gaza dan memberikan bantuan kepada warga sipil. Perdamaian itu mungkin terjadi,” tambahnya.

Langkah Macron ini telah menarik perhatian internasional dan memicu reaksi dari berbagai pihak.

Di Inggris, lebih dari 220 anggota parlemen dari sembilan partai mendesak pemerintah untuk mengikuti langkah Prancis.

Trump: Tak Berbobot

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi pengumuman Macron dengan meremehkan pernyataan itu.

Ia mengatakan bahwa dirinya menyukai Macron, namun pernyataan Macron dinilai Trump tidak berbobot dan tak akan mengubah situasi.

“Dia orang yang sangat baik, saya menyukainya, tetapi pernyataan itu tidak berbobot,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Sabtu (26/7).

“Apa yang dia katakan tidak masalah. Itu tidak akan mengubah apa pun,” sambungnya.

Trump Salahkan Hamas

Selain merespons pernyataan Macron, Donald Trump juga menyinggung konflik antara Israel dan Hamas yang tengah berlangsung di Gaza.

Ia menyalahkan kelompok Hamas atas kegagalan perundingan gencatan senjata yang dimediasi di Doha, Qatar.

Baca Juga:  Trump Ngamuk ke Media yang Sebut AS Gagal Hancurkan Nuklir Iran

“Sayang sekali. Hamas sebenarnya tidak ingin membuat kesepakatan. Saya pikir mereka ingin mati,” kata Trump.

Ia menyatakan bahwa Hamas tidak menunjukkan itikad baik dalam perundingan yang berlangsung selama lebih dari dua minggu tersebut.

“Sekarang kita hanya punya sandera terakhir, dan mereka tahu apa yang terjadi setelah kita mendapatkan sandera terakhir,” beber Trump.

(ADN/NID/RAD)

Trending