Connect with us

Internasional

Mesin Mati saat Lepas Landas, United Airlines Putar Balik ke Bandara Dulles

Pesawat Boeing 787 United Airlines terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Dulles setelah alami kegagalan mesin sesaat.

Logompn

Published

on

Mesin mati saat lepas landas, united airlines putar balik ke bandara dulles
Mesin Mati saat Lepas Landas, United Airlines Putar Balik ke Bandara Dulles | Gambar: AP Photo/David Zalubowski

MPN Indonesia 6 Agustus 2025 - Pesawat Boeing 787 milik United Airlines terpaksa kembali ke Bandara Internasional Dulles setelah mengalami kegagalan mesin sesaat setelah lepas landas menuju Munich, Jerman.

United Airlines menyatakan bahwa penerbangan nomor 108 tersebut kembali ke Dulles untuk menangani masalah mekanis. Pilot bahkan sampai mengeluarkan sinyal darurat ‘Mayday‘ setelah mesin kiri dilaporkan mati di ketinggian sekitar 10.000 kaki.

Berdasarkan data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat lepas landas sekitar pukul 18.00 waktu setempat dan kembali mendarat dengan selamat sekitar 30 menit kemudian. Seluruh penumpang dan awak pesawat kemudian berhasil turun tanpa cedera.

Penerbangan trans-Atlantik yang dikategorikan sebagai keadaan darurat oleh pihak pengatur lalu lintas udara ini mengangkut 219 penumpang dan 11 awak pesawat.

Percakapan Menegangkan Antara Kokpit dengan Kontrol Lalu Lintas Udara

Komunikasi antara kokpit dan pengawas lalu lintas udara terekam dalam momen menegangkan ketika pilot menyatakan seruan peringatan darurat atas peristiwa luar negeri ini.

“Kegagalan, kegagalan mesin, mesin kiri. Keadaan darurat, mayday, mayday, mayday,” bunyi peringatan menurut audio kokpit dan kontrol lalu lintas, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube You can see ATC pada Rabu (8/6).

Komunikasi kemudian berlangsung dengan tenang ketika pengawas lalu lintas dan pilot membahas strategi untuk mengarahkan pesawat kembali ke Bandara Internasional Dulles dengan segera.

Namun, dilansir dari NBC News, masalah teknis muncul karena pesawat masih membawa bahan bakar dalam jumlah penuh, sesuai kebutuhan penerbangan jarak jauh ke Eropa.

Menyadari bobot pesawat yang terlalu berat untuk mendarat dengan aman, pilot meminta waktu dan ruang udara untuk bermanuver serta membuang sebagian bahan bakar sebelum proses pendaratan.

Baca Juga:  20 Orang Terjebak di Lift Skytree Tokyo, Evakuasi Berlangsung selama 5 Jam

“Kecepatan terserah Anda. Jangan ada orang di belakang Anda, jangan ada orang di depan, Pak,” kata pengawas lalu lintas.

Setelah manuver selama kurang lebih 30 menit, pesawat berhasil mendarat tanpa kendala di Dulles.

Pihak maskapai mengonfirmasi pembatalan penerbangan dan sedang mengatur perjalanan alternatif bagi para penumpang.

“Penerbangan kemudian dibatalkan dan kami mengatur perjalanan alternatif untuk mengantar pelanggan ke tujuan mereka sesegera mungkin,” kata pihak maskapai dalam NBC News.

Namun, hingga kini maskapai belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait detail kerusakan yang dialami mesin.

(ADN/NID/RAD)

Trending