Connect with us

Internasional

PPI Jepang Imbau Mahasiswa Diaspora Indonesia Tak Lakukan Demo di Jalan dan Kawasan KBRI

Ketua PPI Jepang mengimbau mahasiswa Indonesia di luar negeri agar tidak menggelar demonstrasi dan aksi massa di jalan umum maupun di depan KBRI setempat.

Logompn

Published

on

Ppi jepang imbau mahasiswa diaspora indonesia tak lakukan demo di jalan dan kawasan kbri
PPI Jepang Imbau Mahasiswa Diaspora Indonesia Tak Lakukan Demo di Jalan dan Kawasan KBRI | Gambar: Instagram/@safiie99

MPN Indonesia 3 September 2025 - Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang, Prima Gandhi mengimbau mahasiswa Indonesia di luar negeri agar tidak menggelar aksi demonstrasi dan aksi massa.

Hal tersebut disampaikan Prima lewat pernyataan tertulis yang berisi imbauan agar mereka tidak melakukan aksi massa di jalan umum maupun di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.

“PPI Jepang menyampaikan himbauan penting untuk seluruh mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri, hentikan dan tidak melakukan aksi demonstrasi di jalanan umum maupun di depan Gedung KBRI setempat,” katanya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (3/9).

Imbauan ini disampaikan sebagai respons terhadap maraknya aksi demonstrasi yang dilakukan WNI di sejumlah negara, yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif citra diaspora dan hubungan dengan pemerintah negara tuan rumah.

“Tindakan ini dapat memicu ketidaknyamanan serta berpotensi merusak hubungan baik antara komunitas diaspora dengan pemerintah lokal. Hal ini akan sangat merugikan upaya kita bersama untuk memperkuat posisi dan hak-hak warga negara Indonesia di luar negeri,” lanjut Prima.

Ajak Diaspora Salurkan Aspirasi yang Konstruktif

Prima menekankan bahwa mahasiswa Indonesia merupakan bagian dari elemen diaspora yang memegang peran penting dalam menjaga nama baik bangsa di luar negeri sehingga tindakan yang dilakukan harus patuh terhadap aturan yang berlaku di negara tempat tinggal.

Ia mengajak seluruh mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan melalui cara yang lebih konstruktif, dialogis, dan resmi.

Cara ini dianggap lebih tepat untuk memastikan bahwa tujuan bersama dapat dicapai tanpa menciptakan dampak negatif.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk menyalurkan aspirasi dan pandangan melalui jalur yang lebih konstruktif, dialogis, dan resmi secara santun, agar tujuan bersama dapat dicapai tanpa menimbulkan dampak yang merugikan,” katanya

Baca Juga:  Momen Aisar Khaled Ikut Antarkan Jenazah Affan Kurniawan ke Pemakaman

(ADN/NID/RAD)

Trending