Internasional
Tragis! Influencer asal Meksiko Ditembak Mati saat Live Streaming
Valeria Márquez, influencer asal Meksiko, tewas ditembak saat live TikTok. Polisi selidiki kasus ini sebagai femisida di tengah sorotan publik.
MPN Indonesia 17 Mei 2025 - Valeria Márquez, influencer kecantikan asal Meksiko berusia 23 tahun, tewas ditembak saat melakukan siaran langsung di TikTok dari salon miliknya, Blossom the Beauty Lounge, di Zapopan, Jalisco, Selasa (13/5).
Pelaku menyamar sebagai kurir pembawa hadiah dan menembak Márquez di bagian dada dan kepala, tepat di hadapan para pengikutnya yang tengah menonton siaran tersebut.
Dalam video yang disiarkan langsung, Márquez terlihat cemas sambil memegang boneka berwarna merah muda, lalu berkata, “Mereka datang,” sebelum siaran terputus.
Beberapa detik kemudian, tembakan terdengar dan pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Pihak berwenang tengah menyelidiki kasus ini sebagai femisida, yaitu pembunuhan terhadap perempuan karena gender. Hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Kronologi Kejadian dan Reaksi Publik
Márquez dikenal memiliki hampir 200.000 pengikut di TikTok dan Instagram, dengan konten seputar kecantikan dan gaya hidup. Saat kejadian, ia sedang berinteraksi dengan pengikutnya secara langsung.
Setelah tembakan terjadi, seorang teman di salon langsung mematikan siaran. Video tersebut menyebar luas dan memicu keprihatinan publik.
Para pengikutnya membanjiri media sosial dengan ucapan belasungkawa dan tuntutan keadilan.
“Korban adalah seseorang yang memiliki kehadiran aktif dan pengaruh di media sosial,” tulis kejaksaan Jalisco dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia melalui laman france24 pada Kamis (15/5).
“Seorang pria memasuki lokasi kejadian dan tampaknya menembakkan senjata api ke arahnya,” tambahnya.
Wali Kota Zapopan, Juan José Frangie, juga menyatakan keprihatinannya. “Sungguh luar biasa bahwa Anda membuat video dan kemudian Anda dibunuh. Pembunuhan terhadap perempuan adalah hal terburuk,” ucapnya.
Ia juga menyebut tidak ada laporan sebelumnya dari Márquez terkait ancaman atau permintaan bantuan kepada pihak berwenang.
Belum Ada Bukti Keterlibatan Kartel
Jalisco dikenal sebagai wilayah yang rawan kekerasan, termasuk aktivitas kartel narkoba Generasi Baru Jalisco.
Namun, hingga kini, pihak berwenang belum menemukan kaitan langsung antara pembunuhan ini dengan kelompok kriminal.
Meksiko dan Tingginya Kasus Femisida
Kekerasan terhadap perempuan di Meksiko menjadi isu serius. Menurut data Komisi Ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibia (ECLAC), tingkat femisida di Meksiko mencapai 1,3 per 100.000 perempuan pada 2023.
Negara bagian Jalisco menempati peringkat keenam tertinggi dalam kasus pembunuhan perempuan.
Sementara itu, data dari PBB menyebut sekitar 10 perempuan atau anak perempuan dibunuh setiap hari di Meksiko.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
