Connect with us

Internasional

Turis Tertangkap Kamera Hancurkan Kursi ‘Van Gogh’ yang Bertabur Kristal Swarovski

Turis rusak kursi kristal karya Nicola Bolla di Museum Verona. Aksi terekam CCTV, kursi berhasil dipulihkan, museum kampanyekan penghormatan seni.

Logompn

Published

on

Turis tertangkap kamera hancurkan kursi 'van gogh' yang bertabur kristal swarovski
Turis Tertangkap Kamera Hancurkan Kursi 'Van Gogh' yang Bertabur Kristal Swarovski. Gambar : Palazzo Maffei Verona/Facebook

MPN Indonesia 16 Juni 2025 - Seorang turis terekam kamera merusak karya seni kursi kristal bertajuk “Van Gogh” karya seniman Nicola Bolla di Museum Palazzo Maffei, Verona, Italia.

Insiden terjadi saat turis tersebut duduk di atas kursi yang sepenuhnya dilapisi kristal Swarovski, menyebabkan kursi itu runtuh ke lantai.

Peristiwa ini terjadi saat petugas keamanan tidak berada di lokasi, membuat pelaku leluasa melakukan aksinya tanpa pencegahan.

Rekaman CCTV dan Reaksi Museum

Aksi tersebut terekam oleh kamera pengawas museum dan dibagikan oleh pihak Palazzo Maffei melalui media sosial pada akhir pekan lalu.

Dalam unggahan itu, museum menyampaikan kekecewaannya, “Mimpi buruk setiap museum telah menjadi kenyataan, bahkan di Palazzo Maffei.”

Seorang staf museum dalam video juga menambahkan, “Apa yang baru saja Anda lihat akan terasa konyol jika tidak benar-benar terjadi.”

Karya Seni Rapuh yang Tidak Boleh Diduduki

Pihak museum menegaskan bahwa kursi “Van Gogh” adalah karya seni rapuh dan tidak dibuat untuk diduduki.

“Sebuah tindakan tidak bertanggung jawab menyebabkan kerusakan serius pada kursi ‘Van Gogh’ karya Nicola Bolla, sebuah karya yang sangat halus, sepenuhnya ditutupi oleh ratusan kristal Swarovski,” tulis pihak museum dalam pernyataan resmi, dikutip MPN Indonesia dari laman foxnews.com, Senin (16/6).

Kursi Berhasil Dipulihkan

Setelah sempat diragukan bisa diperbaiki, pihak museum akhirnya mengonfirmasi bahwa karya tersebut berhasil dipulihkan.

“Kami benar-benar khawatir bahwa kursi itu tidak bisa dipulihkan,” tulis mereka.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada polisi, departemen keamanan kami, dan para restorator, yang kerja kerasnya memungkinkan pemulihan karya seni ini,” lanjutnya.

Baca Juga:  Wanita di Brasil Tewas saat Bungee Jump, Petugas Diduga Lupa Pasangkan Tali Pengaman

Kampanye Kesadaran Publik

Museum juga menyatakan bahwa mereka membagikan rekaman ini bukan hanya sebagai dokumentasi insiden, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghargai karya seni.

“Kami membagikan episode ini tidak hanya untuk catatan, tetapi untuk memulai kampanye kesadaran nyata tentang nilai seni dan penghormatan yang seharusnya diberikan,” imbuh pihak museum.

Hingga kini, belum ada konfirmasi apakah pelaku telah diidentifikasi atau akan dikenai sanksi hukum.

Museum juga belum merinci estimasi biaya pemulihan, namun insiden ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aturan interaksi di ruang pameran publik.

(ADN/NID/RAD)

Trending