Connect with us

Lifestyle

7 Ciri Toxic Relationship yang Sering Dianggap Normal

Sering kali seseorang tidak menyadari bahwa mereka sedang terjebak di dalam hubungan toxic. Padahal, ada batasan yang jelas antara rasa sayang dan perilaku toxic.

Logompn

Published

on

7 Ciri Toxic Relationship yang Sering Dianggap Normal
7 Ciri Toxic Relationship yang Sering Dianggap Normal. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 28 Juni 2026 - Hubungan interpersonal—baik dengan kekasih, teman, maupun keluarga—seharusnya menjadi sumber kebahagiaan, tempat bernaung yang aman, dan wadah saling memberikan dukungan.

Namun kenyataannya, tidak sedikit hubungan yang justru berjalan tidak sehat, yang kini populer dengan istilah toxic relationship.

Dikutip MPN Indonesia dari laman Halodoc, istilah toxic relationship pertama kali dipopulerkan oleh Dr. Lillian Glass pada 1995.

Ia mendefinisikan hubungan toxic sebagai kondisi yang tidak didasari oleh rasa saling mendukung, di mana konflik terjadi terus-menerus dan salah satu pihak berusaha merusak pihak lainnya.

Ciri-Ciri Hubungan Toxic yang Perlu Diwaspadai

Sering kali, seseorang tidak menyadari bahwa mereka sedang terjebak di dalam hubungan toxic.

Alasan utamanya adalah karena pola perilaku toxic tersebut kerap terselubung, dianggap sebagai bentuk “perhatian” berlebihan, atau dimaklumi atas dasar cinta dan hubungan yang sudah berjalan lama.

Padahal, ada batasan yang jelas antara rasa sayang dan perilaku yang merusak. Secara umum, berikut adalah ciri-ciri utama toxic relationship yang sering kali tersamarkan dan dianggap normal.

1. Tidak Bisa jadi Diri Sendiri

Ketika berada di dalam hubungan yang tidak sehat, kamu akan merasa sulit untuk mengekspresikan diri secara bebas.

Kamu cenderung bersikap bukan sebagai dirimu yang sebenarnya, melainkan terus-menerus menyesuaikan diri demi memenuhi tuntutan orang lain.

Baca Juga:  Ini 10 Tanda Pria yang Belum Siap Komitmen dan Bangun Hubungan dengan Kamu

Bahkan untuk sekadar berpendapat, kamu harus berpikir berkali-kali karena takut apa yang kamu ucapkan akan dianggap sebagai kesalahan.

2. Selalu Dikontrol dan Didominasi

Dalam hubungan toxic, akan selalu ada satu pihak yang mendominasi dan memegang kendali penuh atas hidup pasangannya.

Mereka memaksakan kehendak meski tidak sejalan dengan keinginanmu.

Sering kali, kontrol ini dibungkus dengan kalimat-kalimat manipulatif seperti: “Aku bersikap seperti ini karena aku sayang sama kamu.”

Jika kamu tidak menurutinya, mereka akan menuduhmu tidak balik menyayangi mereka.

3. Pencapaian Dianggap sebagai Kompetisi

Hubungan yang sehat ditandai dengan rasa bangga atas keberhasilan satu sama lain.

Sebaliknya, pada toxic relationship, pencapaianmu justru dianggap sebagai ancaman atau saingan.

Alih-alih mendapatkan dukungan, apresiasi, atau motivasi yang membangun, kamu justru kerap menerima kritik tajam yang tidak membangun, diremehkan, atau dialihkan pembicaraannya.

4. Cemburu Berlebihan dan Posesif

Rasa cemburu memang hal yang manusiawi. Namun, cemburu menjadi toksik ketika berubah menjadi kontrol yang ekstrem dan memicu rasa saling tidak percaya (trust issue).

Tanda-tandanya meliputi tindakan menyita handphone, memeriksa isi chat secara diam-diam, melarang pasangan berteman dengan lawan jenis, hingga marah besar jika kamu tidak segera memberi kabar.

5. Kebohongan Berulang

Kejujuran adalah fondasi utama dari sebuah hubungan yang sehat. Jika salah satu pihak kedapatan sering berbohong dan menutupi banyak hal—baik untuk perkara kecil maupun besar—maka rasa percaya akan terkikis.

Tanpa adanya keterbukaan, hubungan tersebut hanya akan dipenuhi oleh rasa curiga dan ketidakamanan.

6. Mengalami Kekerasan (Verbal maupun Fisik)

Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak pernah bisa dibenarkan atau diwajarkan.

Hubungan sudah dipastikan sangat toksik jika salah satu pihak mulai menggunakan kekerasan verbal (seperti kata-kata kasar dan sarkasme yang menyakitkan), manipulasi emosional (gaslighting), hingga kekerasan fisik.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Ini 8 Kebiasaan dalam Percakapan yang Bisa Merusak Hubungan

7. Komunikasi Buruk

Alih-alih menemukan solusi, komunikasi dalam hubungan toxic cenderung selalu berakhir dengan pertengkaran atau tindakan mendiamkan (silent treatment) sebagai hukuman.

Akibatnya, kamu akan merasakan emotional exhaustion—sebuah kondisi di mana kamu merasa sangat lelah secara emosional karena harus selalu waspada menjaga perasaan mereka agar tidak memicu konflik.

Dampak terhadap Kesehatan Mental dan Fisik

Membiarkan diri terjebak dalam lingkaran ini dalam jangka panjang dapat membawa dampak buruk yang nyata bagi tubuh.

Tekanan emosional dan stres yang konsisten dapat memicu produksi hormon kortisol secara berlebihan.

Akibatnya, korban tidak hanya berisiko mengalami penurunan harga diri, kecemasan, dan depresi, melainkan juga gangguan kesehatan fisik seperti:

  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Masalah pencernaan
  • Peningkatan risiko penyakit jantung

Langkah Menyelamatkan Diri dari Hubungan Toxic

Keluar dari hubungan yang sudah terjalin lama memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Namun, kesehatan dan kebahagiaanmu adalah prioritas utama. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil:

  • Sadar dan Berhenti Menyangkal: Akui bahwa hubungan tersebut tidak sehat dan kenyataan bahwa kamu terluka di dalamnya. Evaluasi apakah hubungan ini yang membuatmu stres dan tidak percaya diri.
  • Tetapkan Batasan yang Tegas (Boundaries): Beranilah untuk berkata tidak. Komunikasikan perasaan secara jujur dan tegas. Jika mereka tetap melanggar batasanmu, mulailah menjaga jarak.
  • Kurangi Ekspektasi: Pahami bahwa orang yang toksik tidak akan berubah kecuali atas kemauan mereka sendiri.
  • Fokus pada Diri Sendiri: Luangkan waktu untuk melakukan me time, perawatan diri, yoga, atau meditasi demi menenangkan pikiran.
  • Cari Support System Positif: Jangan ragu bercerita kepada keluarga atau teman tepercaya yang bisa memberikan perspektif objektif dan energi positif.
  • Konsultasi dengan Profesional: Jika kamu merasa sangat kesulitan untuk keluar, mintalah bantuan psikolog atau dokter untuk mendapatkan saran penanganan psikologis yang tepat.
Baca Juga:  Sleep Call Makin Tren di Kalangan Pasangan LDR, Apa Benar Bisa Bikin Hubungan Langgeng?

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita9 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita16 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita41 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti50 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi57 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending