Connect with us

Lifestyle

7 Ilmuwan Muslim yang Paling Berpengaruh, Ada Penemu Aljabar hingga Astronomi

Ilmuwan muslim yang hidup pada masa kejayaan Islam telah menghasilkan penemuan yang berdampak besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

Logompn

Published

on

7 Ilmuwan Muslim yang Paling Berpengaruh, Ada Penemu Aljabar hingga Astronomi
7 Ilmuwan Muslim yang Paling Berpengaruh, Ada Penemu Aljabar hingga Astronomi | Gambar: Bayt Al Fann

MPN Indonesia 24 Maret 2026 - Ilmuwan muslim yang hidup pada masa kejayaan Islam antara abad ke-7 hingga ke-13 M telah menghasilkan penemuan yang berdampak besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

Mereka berasal dari berbagai bidang seperti matematika, astronomi, filsafat, hingga kedokteran.

Sebagian besar dari mereka berkarya di Bayt al-Hikmah, pusat penerjemahan dan riset ilmiah di Baghdad, yang berkembang pesat sejak tahun 829 M hingga 1258 M.

Pada periode tersebut, ilmu pengetahuan di dunia Islam mengalami pertumbuhan pesat, bahkan menjadi pusat peradaban dunia.

Gagasan-gagasan para ilmuwan ini tidak hanya memengaruhi dunia Islam, tetapi juga menjadi dasar ilmu pengetahuan di Eropa setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

Dikutip MPN Indonesia dari laman University of Princeton, berikut ini adalah tujuh tokoh dan figur publik ilmuwan muslim yang penemuannya telah mengubah wajah peradaban dunia.

Ibn Sina

Ibn Sina atau Avicenna menulis lebih dari 200 karya ilmiah, dengan Al-Qanun fi al-Tibb sebagai yang paling terkenal.

Buku ini menjadi referensi utama dalam kedokteran Eropa selama lebih dari 500 tahun dan membahas diagnosis penyakit, farmakologi, anatomi tubuh, dan metode pengobatan.

Dalam The Canon of Medicine of Avicenna yang diterjemahkan oleh O. Cameron Gruner, karya Ibn Sina digambarkan sebagai ensiklopedia medis lengkap.

Selain di bidang kedokteran, Ibn Sina juga memberikan kontribusi di bidang fisika, matematika, dan musik serta membuat pengamatan tentang kecepatan cahaya, gaya, dan ruang hampa.

Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi

Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi merupakan ilmuwan asal abad ke-9 yang bekerja di Bayt al-Hikmah.

Baca Juga:  Biodata Bupati Kolaka Timur Abdul Azis yang Ditangkap KPK, Punya Harta Segini!

Ia dikenal luas sebagai pencetus aljabar melalui bukunya Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala.

Istilah al-jabr dari judul buku tersebut menjadi asal kata algebra dalam matematika modern.

Karyanya memperkenalkan metode sistematis untuk menyelesaikan persamaan linear dan kuadrat, serta penggunaan angka nol dan sistem bilangan desimal.

Ia juga mengembangkan tabel trigonometri dan prosedur aritmatika.

Al-Farabi

Al-Farabi, dikenal sebagai “Guru Kedua” setelah Aristoteles, adalah filsuf besar Islam yang menggabungkan logika Yunani dengan pemikiran Islam.

Ia hidup pada masa pemerintahan enam khalifah Abbasiyah dan menguasai berbagai ilmu seperti logika, musik, sosiologi, matematika, hingga kedokteran.

Dalam Al-Farabi and the Foundation of Islamic Political Philosophy, Muhsin Mahdi menyebutkan bahwa Al-Farabi mengembangkan sistem filsafat dengan kontribusi besar dalam logika formal, teori negara ideal, dan pengaruh besar terhadap filsafat politik Islam.

Ibn al-Haytham

Ibn al-Haytham atau Alhazen dikenal melalui karyanya Kitab al-Manazir yang menjadi pondasi ilmu optik modern dan diterjemahkan ke bahasa Latin pada Abad Pertengahan.

Ia menjelaskan bagaimana mata melihat cahaya, fenomena bayangan dan refleksi, serta prinsip camera obscura yang menjadi dasar kamera modern.

Ia juga mempelajari kepadatan atmosfer, refraksi, dan memberikan penjelasan ilmiah mengenai proses penglihatan.

Thabit ibn Qurra

Thabit ibn Qurra, lahir di Harran pada tahun 836 M, berkontribusi besar dalam penerjemahan karya-karya ilmiah Yunani ke bahasa Arab sekaligus mengembangkan teori baru dalam matematika.

Ia memperluas konsep geometri Euclid, mengembangkan teori bilangan dan trigonometri bola, serta meletakkan dasar konsep statika dalam fisika.

Ia juga menulis risalah tentang jam matahari dan membahas kondisi keseimbangan benda, balok, dan tuas.

Karyanya berpengaruh terhadap perubahan pandangan dalam astronomi pasca teori Ptolemeus.

Baca Juga:  Momen Sespri Prabowo Temui Jokowi di Solo, Berikan Undangan Pernikahan

Al-Battani

Al-Battani, atau Abu Abdallah Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan al-Battani al-Harrani, melakukan pengamatan astronomi selama 42 tahun.

Ia berhasil menghitung panjang tahun matahari secara akurat yaitu 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Data tersebut sangat dekat dengan perhitungan astronomi modern.

Ia juga menentukan kemiringan ekliptika, panjang musim, dan perubahan posisi apogee matahari.

Menurut The History of Astronomy karya A. Pannekoek, Al-Battani juga memperkenalkan penggunaan sinus dalam trigonometri menggantikan akord Yunani.

Ibn Khaldun

Ibn Khaldun dikenal sebagai pendiri ilmu sosiologi dan historiografi modern.

Karyanya Muqaddimah merupakan analisis ilmiah tentang lahir, berkembang, dan runtuhnya peradaban.

Dalam Ibn Khaldun: An Intellectual Biography oleh Robert Irwin disebutkan bahwa Ibn Khaldun mengkaji berbagai faktor sosial, ekonomi, lingkungan, dan psikologi yang memengaruhi sejarah.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak
Selebriti2 minutes ago

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak: Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon
Viral9 minutes ago

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film21 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita32 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga47 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita1 hour ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita2 hours ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional3 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Trending