Connect with us

Lifestyle

Khutbah Jumat Hari Ini 14 November 2025, Menghidupkan Kembali Semangat Kepahlawanan dalam Islam

Khutbah Jumat 14 November mengangkat tema semangat kepahlawanan dalam Islam, meneladani perjuangan para pahlawan dan nilai keikhlasan dalam membela kebenaran.

Logompn

Published

on

Khutbah jumat hari ini 14 november 2025, menghidupkan kembali semangat kepahlawanan dalam islam
Khutbah Jumat. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 14 November 2025 - Khutbah Jumat hari ini (14/11) mengangkat tema tentang semangat kepahlawanan dalam Islam, merespons peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu.

Tema ini relevan karena bertujuan menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan nilai keikhlasan dalam membela kebenaran, sebagaimana dicontohkan dalam kisah-kisah Al-Qur’an dan sejarah perjuangan umat Islam di Indonesia.

Dalam khutbah, dijelaskan bahwa kepahlawanan dalam Islam tidak terbatas pada pertempuran fisik melawan penjajah, tetapi juga mencakup perjuangan menegakkan keadilan dan kebenaran.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam firman Allah dalam QS. Ali ‘Imran ayat 169:

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتًۢا ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.” (QS. Ali ‘Imran 3: 169)

Khutbah juga menyoroti pentingnya meneladani perjuangan para pahlawan nasional yang berjuang demi kemerdekaan dengan dilandasi nilai-nilai keimanan.

Disebutkan bahwa banyak tokoh seperti Hajjah Rahmah El Yunusiyah, Syaikhona Muhammad Kholil, Cut Nyak Dhien, dan Teuku Umar berjuang mengangkat senjata karena iman dan kehormatan agama.

Kepahlawanan dalam Perspektif Islam

Dalam khutbah pertama, khatib membuka dengan bacaan:

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا. من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma‘asyiral muslimin rahimakumullah, khatib mengajak jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah sebagai fondasi utama perjuangan. Disampaikan bahwa para pahlawan bangsa berjuang dengan niat ikhlas demi mendapat ridha Allah, bukan hanya karena alasan duniawi.

Baca Juga:  Khutbah Jumat 29 Mei 2026: Makna Kurban untuk Menguatkan Takwa dan Kepedulian Sosial

Semangat ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ
“Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Juga disampaikan firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 58:

إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ أَن تَحْكُمُوا۟ بِٱلْعَدْلِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ سَمِيعًۢا بَصِيرًا
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.”

Menanamkan Semangat Kepahlawanan pada Generasi Muda

Khatib mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kepahlawanan kepada generasi muda agar mereka memahami makna sejati dari pengorbanan dan perjuangan. Rasulullah bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruquthni)

Dalam khutbah kedua, khatib melanjutkan:

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه، كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

Ma‘asyiral muslimin rahimakumullah, khutbah menekankan semangat kepahlawanan Rasulullah dan para sahabatnya yang berjuang karena Allah. Disampaikan QS. At-Taubah ayat 111:

إِنَّ ٱللَّهَ ٱشْتَرَىٰ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَٰلَهُم بِأَنَّ لَهُمُ ٱلْجَنَّةَ ۚ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ وَٱلْقُرْءَانِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِۦ مِنَ ٱللَّهِ ۚ فَٱسْتَبْشِرُوا۟ بِبَيْعِكُمُ ٱلَّذِى بَايَعْتُم بِهِۦ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar”

Juga disampaikan hadis:

Baca Juga:  Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Anjuran Perbanyak Tadarus di Bulan Ramadan

من قتل دون ماله فهو شهيد، ومن قتل دون أهله فهو شهيد، ومن قتل دون دينه فهو شهيد
“Barang siapa meninggal dunia dalam keadaan membela hartanya, maka ia mati syahid. Barang siapa meninggal dunia dalam keadaan membela keluarganya, maka ia mati syahid. Barang siapa meninggal dunia dalam keadaan membela agamanya, maka ia mati syahid.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa penutup khutbah meliputi:

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم اجعل بلدنا هذا بلدًا آمنًا مطمئنًا، سخاءً رخاءً، وسائر بلاد المسلمين.
اللهم وفق قادتنا لما تحب وترضى، واجعلهم من الذين يحكمون بالحق ويأمرون بالعدل.
اللهم انصر الإسلام والمسلمين، وذل الشرك والمشركين، ودمر أعداء الدين.
اللهم اجعلنا من عبادك الصالحين، المجاهدين في سبيلك بالقول والعمل.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending