Connect with us

Lifestyle

Punya Pengalaman sebagai Driver Ojol Ternyata Bisa Kasih Poin Plus di Mata HR, Kok Bisa?

Menurut seorang praktisi Human Resources, memiliki pengalaman sebagai driver ojek online merupakan nilai tambah bagi kandidat pekerja.

Logompn

Published

on

Punya pengalaman sebagai driver ojol ternyata bisa kasih poin plus di mata hr, kok bisa
Punya Pengalaman sebagai Driver Ojol Ternyata Bisa Kasih Poin Plus di Mata HR, Kok Bisa? | Gambar: TikTok/@rizkirahmanto_

MPN Indonesia 10 September 2025 - Bagi sebagian orang, menjadi driver ojek online (ojol) mungkin hanya dianggap sebagai pekerjaan sementara.

Namun, di mata praktisi Human Resources (HR), pengalaman ini ternyata justru bisa menjadi nilai tambah yang jarang disadari banyak orang.

Hal ini diungkapkan oleh Rizki Rahmanto, seorang profesional HR dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang manajemen talenta dan rekrutmen.

Sepanjang kariernya, Rizki telah menduduki posisi strategis di lebih dari 18 perusahaan nasional dan multinasional, mulai dari Nestlé, Bayer Indonesia, Transvision, hingga kini menjabat sebagai General Manager Human Capital Management di salah satu maskapai penerbangan Indonesia.

Dengan jam terbang panjang di dunia HR, pandangan Rizki tentu menarik untuk disimak.

Rizki: Profesi Ojol adalah Profesi yang Melatih Mental

Menurut Rizki, profesi ojol bukan hanya soal mengantarkan penumpang, makanan, atau barang.

Lebih dari itu, pekerjaan ini melatih mental pejuang yang mampu menghadapi berbagai situasi sulit.

“Aku sebagai interviewer/HRD melihat profesi ojol ini adalah profesi yang melatih mental kita untuk berdaya juang tinggi di lapangan,” kata Rizki, dilihat MPN Indonesia dari TikTok @rizkirahmanto_, Rabu (10/9).

“Dan ini menjadi poin plus sebagai sebuah kompetensi, soft skill kompetensi, yaitu grit dan tidak pantang menyerah dalam segala situasi,” tambah dia.

Menurut Rizki, sifat-sifat seperti itu sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengisi berbagai posisi penting.

Ia bahkan mengatakan jika driver ojol yang memiliki soft skill seperti itu masuk ke perusahaan, maka dipastikan bisa membawa dampak positif bagi perusahaan.

“Mereka bisa membawa dan melatih mental baja sebagai pejuang di lapangan, yang kemudian kalau ini beralih pada profesi-profesi profesional di perusahaan, mereka akan memiliki daya juang yang tinggi,” ucap Rizki.

Baca Juga:  Profil Antoine Semenyo, Penyerang Bournemouth yang Dikabarkan akan Gabung Manchester City

Driver Ojol Pantang Menyerah

Menurut Rizki, orang yang pernah berprofesi sebagai driver ojol memiliki sikap rendah hati.

Bukan hanya itu, mereka juga dinilai tak akan pernah menyerah meski menghadapi segudang kegagalan.

“Sejauh apapun kegagalan, mereka akan bangkit lagi. Sejauh apapun kesuksesan, mereka akan tetap humble dan ingat bahwa mereka pernah menjadi pejuang di jalan,” ungkap Rizki.

“Jadi, ini yang menjadi sesuatu hal yang positif berprofesi sebagai ojek online. Melatih mental, mental yang positif, mental daya juang tinggi,” pungkas dia.

(ADN/NID/RAD)

Trending