Connect with us

Lifestyle

Waspada! Ternyata BAB sambil Scrolling Bisa Menimbulkan Wasir

Kebiasaan menggulir ponsel saat buang air besar di toilet terbukti meningkatkan risiko terkena wasir.

Logompn

Published

on

Studi ungkap ternyata bab sambil scrolling bisa menimbulkan wasir
Waspada! Ternyata BAB sambil Scrolling Bisa Menimbulkan Wasir | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 11 September 2025 - Kebiasaan menggulir ponsel saat buang air besar di toilet terbukti meningkatkan risiko terkena wasir.

Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS One, dikutip MPN Indonesia dari Healthline.

Jurnal itu meneliti 125 orang dewasa yang menjalani kolonoskopi di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston.

Hasil studi menunjukkan bahwa hampir dua pertiga dari peserta mengaku menggunakan ponsel saat berada di toilet.

Kelompok ini ditemukan memiliki risiko 46% lebih tinggi mengalami wasir dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan ponsel selama di toilet.

Peneliti menyimpulkan bahwa kebiasaan duduk lebih lama di toilet, yang umum dilakukan saat bermain ponsel, menjadi faktor utama pemicu wasir.

Duduk Terlalu Lama Bisa Timbulkan Resiko Wasir

Dr. Michael J. Allen dari Houston Methodist Clear Lake menjelaskan bahwa duduk terlalu lama dapat memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah di area rektum.

“Darah cenderung berkumpul, dan pembengkakan itulah yang membuat ambeien lebih mungkin terjadi,” ujarnya.

Dr. Snieguole Geige dari It’s Me & You Clinic menambahkan bahwa posisi tubuh saat membungkuk sambil main ponsel ikut memperbesar tekanan.

“Posisi ini memberi tekanan terus-menerus pada pembuluh darah halus, sehingga menyebabkan pembengkakan dan meningkatkan kemungkinan munculnya ambeien,” kata Geige.

Faktor risiko lain yang turut menyebabkan wasir antara lain konstipasi, mengejan saat buang air, duduk terlalu lama baik di toilet maupun saat bekerja, kehamilan, diare kronis, dan pola makan rendah serat.

Gejala dan Penanganan Dini

Gejala umum wasir meliputi:

  • Gatal di area anus
  • Rasa tidak nyaman saat duduk
  • Pembengkakan di sekitar anus
  • Pendarahan setelah buang air besar
  • Benjolan nyeri yang bisa diraba
Baca Juga:  5 Jenis Makanan Ini Terbukti Ilmiah Bisa Meningkatkan Kecerdasan Otak

Wasir ringan umumnya dapat ditangani dengan perawatan mandiri seperti krim topikal, supositoria, sitz bath (berendam air hangat), atau kompres dingin.

Obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol juga bisa digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan.

Namun, untuk kasus dengan gejala berat atau berulang, perdarahan signifikan, dan jika perawatan rumahan tidak berhasil, dibutuhkan tindakan medis seperti ligasi karet gelang, skleroterapi, dan operasi pengangkatan.

Pencegahan Wasir

Untuk mencegah wasir, para ahli menyarankan agar ponsel tidak dibawa ke toilet guna menghindari duduk terlalu lama.

Dr. Geige juga menyarankan penggunaan bangku kecil di bawah kaki agar posisi lutut lebih tinggi dari pinggul, yang membantu mengurangi tekanan saat buang air.

Selain itu, gaya hidup sehat berperan penting dalam pencegahan. Langkah-langkah berikut sangat dianjurkan:

  • Konsumsi 25–30 gram serat per hari dari buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian
  • Minum air secara teratur untuk mendukung kerja serat
  • Rutin berolahraga, termasuk jalan kaki ringan

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending