Connect with us

Lifestyle

Sejarah Met Gala: Pesta Fesyen Termegah yang Berawal dari Penggalangan Dana

Dari makan malam sederhana hingga ajang fashion global, Met Gala kini menjadi acara paling bergengsi di dunia. Intip sejarahnya.

Logompn

Published

on

Sejarah Met Gala Pesta Fesyen Termegah yang Berawal dari Penggalangan Dana
Lana del Rey dan Zendaya di Met Gala. Gambar: Kolase Getty Images/Gotham / Getty Images/Marleen Moise via Buzzfeed

MPN Indonesia 6 Mei 2026 - Met Gala merupakan acara penggalangan dana tahunan untuk Costume Institute di Metropolitan Museum of Art, New York, yang digelar untuk menghimpun dana operasional sekaligus menandai pembukaan pameran tahunan institut tersebut.

Acara yang dikenal luas sebagai salah satu malam karpet merah paling bergengsi di dunia ini secara resmi dijadwalkan setiap hari Senin di minggu pertama bulan Mei.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1948, Met Gala berkembang dari makan malam tengah malam menjadi ajang global yang memadukan mode, budaya populer, dan filantropi.

Sebagai acara penggalangan dana, Met Gala ditujukan untuk mendukung Costume Institute yang sejak 1946 menjadi bagian dari Metropolitan Museum of Art dan beroperasi dengan pendanaan mandiri.

Awal Berdirinya Costume Institute dan Lahirnya Met Gala (1937–1948)

Dikutip MPN Indonesia melalui Vogue, Cikal bakal Met Gala tidak dapat dipisahkan dari berdirinya Museum of Costume Art pada 1937 oleh Irene Lewisohn.

Koleksi kostum yang ia kumpulkan melalui aktivitas teaternya menjadi fondasi museum tersebut.

Pada 1946, setelah kematian Lewisohn, museum ini resmi bergabung dengan Metropolitan Museum of Art dan berganti nama menjadi Costume Institute.

Pada 1948, Eleanor Lambert menyelenggarakan penggalangan dana pertama berupa makan malam tengah malam di Hotel Waldorf Astoria dengan harga tiket 50 dolar AS per orang.

Met Gala Pertama
The Costume Institute, 1948. Gambar: Square Magazine

Acara ini awalnya tidak digelar di museum dan berlangsung pada musim gugur.

Seiring waktu, lokasi penyelenggaraan berpindah dari Rainbow Room di Rockefeller Center ke Waldorf Astoria sebelum akhirnya menetap di Metropolitan Museum of Art.

Baca Juga:  Shah Rukh Khan Tak Dikenali saat Debut di Met Gala 2025

Era Diana Vreeland (1972–1987)

Perubahan besar terjadi pada 1972 ketika Diana Vreeland bergabung sebagai konsultan Costume Institute.

Ia memperkenalkan pendekatan tematik yang lebih teatrikal.

 

Diana Vreeland,
Diana Vreeland di Met Gala 1973. Gambar: Artnet.com

Pada 1973, ia menggelar dua makan malam penggalangan dana, salah satunya untuk “The World of Balenciaga”.

Pada 1983, pameran “Yves Saint Laurent: 25 Years of Design” menjadi yang pertama didedikasikan untuk desainer yang masih hidup.

Pada 1987, Costume Institute merayakan ulang tahun ke-50 melalui pameran “In Style: Celebrating Fifty Years of the Costume Institute”.

Transisi dan Perubahan (1988–1995)

Setelah era Vreeland, kurasi kembali dipegang para akademisi.

Pada 1988, pameran “From Queen to Empress: Victorian Dress 1837–1877″ dikuratori oleh Caroline Goldthorpe.

 

Met Gala
Met Gala 1988. Gambar: CR Fashion Book

Richard Martin kemudian memimpin Costume Institute dari 1989 hingga 1999.

Pada 1991 tidak ada gala resmi karena galeri ditutup, dan pada 2000 acara dibatalkan akibat batalnya pameran retrospektif Chanel pada tahun sebelumnya.

Era Anna Wintour dan Ekspansi Global (1995–Sekarang)

Pada tahun 1995, untuk pertama kalinya pesta tahunan tersebut dipimpin bersama oleh Anna Wintour, yang berbagi peran dengan Annette de la Renta dan Clarissa Bronfman dalam perayaan pameran bertema“Haute Couture”.

Di bawah kepemimpinan Wintour, acara ini mencerminkan nuansa majalah Vogue, menghadirkan deretan model, aktor, seniman, dan musisi—yakni sosok-sosok yang membentuk budaya Amerika sekaligus berpengaruh di tingkat global.

Sejak itu, kecuali pada 1996 dan 1998, ia memimpin gala tahunan tersebut.

Pada 2001, tanggal resmi Met Gala ditetapkan Senin pertama bulan Mei.

Anna Wintour di Met Gala
Anna Wintour di Met Gala 2026. Gambar: Instagram/@wintourworld

Met Gala 2026 kembali digelar di Metropolitan Museum of Art dengan tema “Costume Art” yang berkaitan dengan mode sebagaimana digambarkan dalam karya-karya koleksi museum lintas departemen kuratorial.

Baca Juga:  Deretan Artis Pamer Busana Unik di Met Gala 2026, Eileen Gu Tampil pakai Dress Bubble

Dengan kode berpakaian “Fashion is Art” acara ini melanjutkan tradisi panjang Met Gala sebagai malam pembukaan pameran tahunan Costume Institute sekaligus momentum penggalangan dana.

Pada beberapa tahun terakhir, penggalangan dana Met Gala mencatat angka signifikan, termasuk rekor 31 juta dolar AS pada 2025.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending