Connect with us

Lifestyle

Selalu Mengantuk di Siang Hari? Coba Terapkan Tips Ini

Rasa kantuk berlebih di siang hari bisa disebabkan hipersomnia. Ketahui penyebab, solusi, dan tips untuk mengatasinya.

Logompn

Published

on

Selalu mengantuk di siang hari coba terapkan tips ini
Ilustrasi mengantuk. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 Juli 2025 - Rasa kantuk yang berlebihan di siang hari menjadi keluhan umum yang dapat mengganggu aktivitas.

Kondisi ini dikenal sebagai hipersomnia. Hipersomnia disebabkan oleh berbagai faktor termasuk pola tidur yang tidak teratur, gaya hidup, dan efek samping obat-obatan.

Excessive daytime sleepiness atau kantuk berlebihan di siang hari dapat mempersulit seseorang dalam menjalani aktivitas harian.

Kondisi ini ditandai dengan rasa mengantuk ekstrem, sering tertidur tanpa sengaja, dan kebutuhan untuk tidur siang berulang kali.

Apabila kantuk mengganggu kehidupan sehari-hari, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Beberapa langkah sederhana seperti menerapkan pelatihan dan tips yang berfokus pada sleep hygiene, pengaturan waktu kerja, serta pengelolaan konsumsi obat-obatan tertentu, dapat membantu mengurangi kantuk.

Selain itu, untuk membantu mengelola kantuk berlebih ini, terdapat beberapa pelatihan dan tips yang bisa diterapkan guna meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kelelahan di siang hari.

Penerapan Sleep Hygiene dan Penyesuaian Gaya Hidup

Dikutip MPN Indonesia dari Helathline, Sleep hygiene atau kebiasaan tidur yang sehat memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas tidur malam dan mengurangi kantuk di siang hari.

Memperhatikan jam tidur yang teratur, mengurangi gangguan sebelum tidur, dan mengatur lingkungan tidur yang nyaman adalah bagian dari sleep hygiene yang efektif.

Selain itu, membatasi pekerjaan hingga larut malam juga menjadi langkah penting dalam mengelola rasa kantuk yang berlebihan.

Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kantuk sebagai efek samping. Beberapa obat yang disebutkan antara lain antidepresan, antihistamin, obat anti-kecemasan, dan obat diabetes.

Oleh karena itu, penting untuk memahami pengaruh obat yang dikonsumsi dan berdiskusi dengan dokter apabila efek samping tersebut mengganggu aktivitas harian.

Selain itu, mendengarkan musik juga dapat membantu mengurangi rasa kantuk.

Olahraga dan Pola Konsumsi yang Seimbang

Melakukan aktivitas fisik secara teratur terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas tidur.

Aktivitas seperti berjalan kaki singkat, berdiri sejenak dari meja kerja, atau melakukan olahraga aerobik secara rutin dapat membantu mengurangi kantuk di siang hari.

Penelitian yang dikutip dalam artikel menunjukkan bahwa olahraga rutin dapat membantu mengatasi gangguan tidur dan memperbaiki kualitas tidur.

Selain olahraga, konsumsi minuman seperti kopi dan teh yang mengandung kafein perlu dikelola dengan bijak.

Minuman berkafein bisa memengaruhi kualitas tidur, dan mungkin tidak memberikan manfaat seperti yang sering kita kira.

Dalam sebuah studi pada 2018, peneliti meneliti peran kafein sebagai penambah performa.

Hasilnya, manfaat kafein ternyata lebih banyak berkaitan dengan mengatasi gejala putus zat akibat tidak mengonsumsinya, ketimbang benar-benar meningkatkan performa.

Para peneliti juga menyimpulkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas kemungkinan lebih efektif untuk menjaga kewaspadaan, meskipun minuman berkafein sering jadi pilihan karena praktis dan cepat.

Kalau kamu merasa sering kelelahan di siang hari, bisa jadi solusinya bukan menambah kafein, tapi justru menguranginya dan mulai memperbaiki waktu tidur di malam hari.

Konsultasi Medis

Bagi mereka yang mengalami kantuk berlebih yang tidak membaik setelah melakukan perubahan gaya hidup dan menerapkan pelatihan serta tips yang disarankan, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan.

Tenaga medis dapat membantu mengevaluasi kemungkinan adanya gangguan tidur atau kondisi medis lain yang menjadi penyebab kantuk.

Beberapa suplemen seperti melatonin dapat membantu mengatur ritme sirkadian yang terganggu, misalnya akibat kerja malam atau jet lag.

Selain itu, tersedia juga suplemen herbal yang bisa mendukung kualitas tidur.

Penggunaan obat-obatan tertentu untuk meningkatkan kualitas tidur juga dapat menjadi opsi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu dan memerlukan konsultasi dengan dokter.

Dengan menerapkan sleep hygiene yang tepat, memperhatikan efek samping obat, mengatur pola aktivitas harian, dan mengelola konsumsi zat seperti kafein dan alkohol, rasa kantuk di siang hari dapat diminimalkan.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Continue Reading

Trending