Connect with us

Lifestyle

Ternyata Ini Alasan Mengapa Ada Orang yang Tak Suka Mendengarkan Musik

Ada beberapa orang yang tak merasakan kesenangan sama sekali saat mendengarkan musik.

Logompn

Published

on

Ternyata ini alasan mengapa ada orang yang tak suka musik
Ternyata Ini Alasan Mengapa Ada Orang yang Tak Suka Musik | Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Agustus 2025 - Ada beberapa orang yang tidak merasakan kesenangan sama sekali saat mendengarkan musik, meski mereka tetap merespons rangsangan menyenangkan lainnya.

Fenomena ini dikenal ilmuwan sebagai specific musical anhedonia dan menjadi perhatian dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Barcelona.

Studi tersebut mengungkap bahwa kondisi ini tidak berkaitan dengan gangguan pendengaran, melainkan lemahnya koneksi antara jaringan pendengaran dengan sistem penghargaan (reward) di otak.

Respons Emosional Tiap Orang Bisa Berbeda

Peneliti Josep Marco-Pallarés menjelaskan bahwa individu dengan kondisi ini memiliki respons emosional yang datar terhadap musik.

“Mekanisme serupa bisa saja menjadi penyebab perbedaan individu dalam merespons rangsangan menyenangkan lainnya,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari New Atlas pada Minggu (17/8).

Ia mengatakan, pemahaman terhadap jalur koneksi otak ini dapat membuka jalan untuk riset lanjutan mengenai gangguan sistem penghargaan, seperti anhedonia, kecanduan, atau gangguan makan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi tersebut bukan berarti seseorang tidak bisa menikmati hal menyenangkan lainnya, seperti hadiah uang.

Mereka tetap menunjukkan respons normal terhadap rangsangan selain musik. Hal ini menunjukkan bahwa specific musical anhedonia hanya berdampak selektif pada kesenangan yang ditimbulkan dari musik, bukan keseluruhan sistem penghargaan di otak.

Temuan Peneliti

Untuk mengidentifikasi individu dengan specific musical anhedonia, peneliti mengembangkan instrumen bernama Barcelona Music Reward Questionnaire (BMRQ).

Alat ini mengukur lima aspek keterlibatan seseorang dengan musik, yaitu membangkitkan emosi, mengatur mood, mempererat hubungan sosial, memicu gerakan atau tarian, dan mencari pengalaman baru melalui musik.

Orang dengan musical anhedonia umumnya mendapat skor rendah pada seluruh aspek tersebut.

Baca Juga:  Apa Itu Baby Blues? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Mereka juga tidak memiliki lagu favorit, jarang merasakan sensasi fisik seperti merinding saat mendengarkan musik, serta menunjukkan reaksi yang datar.

Pemindaian otak menggunakan MRI menguatkan temuan ini. Pada pendengar biasa, musik yang menyenangkan mampu mengaktifkan nucleus accumbens, bagian penting dari sistem penghargaan otak.

Namun, pada penderita musical anhedonia, aktivitas pada area tersebut sangat lemah saat mendengarkan musik, meskipun tetap normal saat menerima rangsangan menyenangkan lain.

Penyebab Musical Anhedonia

Penyebab pasti seseorang bisa mengembangkan kondisi ini masih menjadi bahan perdebatan di kalangan ilmuwan.

Namun penelitian menduga bahwa faktor genetik dan lingkungan berperan penting dalam perkembangan specific musical anhedonia.

Selain itu, cedera otak tertentu juga bisa memicu kondisi serupa, yakni hilangnya kemampuan merasakan kesenangan secara selektif.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending