Lifestyle
Toko Oleh-Oleh di Semarang Dibanjiri Pembeli selama Libur Lebaran
Toko oleh-oleh di Semarang diserbu pembeli dari berbagai kota saat libur Lebaran.
MPN Indonesia 11 April 2025 - Semarang mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan selama libur Lebaran, terutama di toko-toko yang menjual oleh-oleh khas daerah.
Momen mudik yang identik dengan tradisi membawa pulang buah tangan menjadikan kota ini salah satu destinasi favorit para pemudik dan wisatawan domestik.
Salah satu pengelola toko oleh-oleh di kawasan Pandanaran, Eva membenarkan jika toko oleh-olehnya diserbu wisatawan saat libur Lebaran.
“Tren pengunjung mengalami kenaikan yang cukup besar dibandingkan dengan hari biasa,” ujar Eva kepada MPN Indonesia, Kamis (10/4).
H+2 Lebaran Pengunjung Membludak
Menurut Eva, lonjakan pengunjung mulai terasa pada H+2 Lebaran. Hal ini menunjukkan sebagian besar pengunjung memilih berbelanja oleh-oleh setelah kegiatan silaturahmi dan perayaan inti Lebaran selesai.
“Peningkatan pengunjung baru terasa pada H+2 Lebaran,” ujarnya.
Salah satu yang menjadi faktor tingginya angka kunjungan, menurut Eva, karena fasilitas toko yang memadai sehingga membuat nyaman pembeli.
“Fasilitas toko yang dilengkapi dengan AC memberikan kenyamanan ekstra bagi pengunjung. Meskipun mereka harus mengantri, mereka tetap bisa menikmati pengalaman belanja yang lebih sejuk dan nyaman,” jelas Eva.
Produk yang Paling Dicari Pembeli
Beberapa jenis oleh-oleh khas Semarang menunjukkan tingkat permintaan yang tinggi selama musim Lebaran.
Di antaranya, bandeng duri lunak menempati posisi teratas sebagai produk yang paling banyak dicari.
“Pasti bandeng duri lunak menjadi produk unggulan di toko kami. Itu selalu menjadi pilihan utama pengunjung,” kata Eva.
Selain itu, berbagai makanan tradisional lainnya seperti Wingko Babat, Lunpia, Tahu Bakso, Kue Gandjelrel, serta sejumlah produk kering lainnya juga mencatatkan penjualan yang stabil.
“Toko kami cukup lengkap, jadi pengunjung bisa memilih banyak jenis oleh-oleh yang sesuai dengan selera mereka,” imbuhnya.
Pembeli Incar Produk Tahan Lama
Menurut Eva, konsumen luar kota cenderung mencari produk yang tahan lama dan dapat dibeli dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada keluarga atau tetangga.
“Pengunjung dari luar kota biasanya mencari produk yang tahan lama dan dalam jumlah banyak karena oleh-oleh yang mereka beli akan dibagi-bagikan kepada tetangga atau saudara,” jelasnya.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, toko oleh-oleh di Semarang menyediakan kemasan khusus.
Produk seperti bandeng duri lunak vacuum menjadi pilihan utama karena daya tahannya yang mencapai empat bulan pada suhu ruang.
“Kami juga memberikan fleksibilitas kepada pelanggan yang ingin membeli dalam jumlah banyak, misalnya satu dus diisi dua ekor bandeng, tanpa biaya tambahan untuk harga dus,” tambah Eva.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
