Olahraga
FIFA Tolak Permintaan Iran untuk Pindah Venue ke Meksiko
Laga Iran di Piala Dunia 2026 tetap digelar di AS. FIFA tolak relokasi karena alasan logistik.
MPN Indonesia 16 April 2026 - FIFA secara resmi menolak permintaan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk memindahkan lokasi pertandingan fase grup Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Keputusan tersebut dikonfirmasi Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City pada Jumat (10/4), sekaligus memastikan bahwa seluruh laga Timnas Iran tetap berlangsung di kota-kota yang telah ditetapkan sesuai hasil undian.
Penolakan itu didasarkan pada pertimbangan logistik dan komitmen penyelenggaraan yang telah disusun menjelang piala dunia yang dijadwalkan bergulir pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
“FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya,” kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City, dikutip MPN Indonesia melalui Aljazeera pada Kamis (16/4).
“Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA,” tambahnya.
Permintaan pemindahan venue diajukan Iran melalui FFIRI bulan lalu dengan alasan kekhawatiran keamanan menyusul eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari 2026.
Dalam situasi tersebut, Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, melalui situs web kedutaan, mendesak FIFA untuk memindahkan pertandingan Timnas Iran ke Meksiko dan menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak kooperatif dalam menjamin keamanan.
Alasan Penolakan dan Pertimbangan Logistik
Claudia Sheinbaum menjelaskan bahwa perubahan lokasi pertandingan menjelang turnamen akan membutuhkan koordinasi logistik yang sangat besar.
Menurutnya, keputusan sepenuhnya berada di tangan FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia.
“Pemindahan itu akan membuat aspek logistik menjadi terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA,” lanjut Sheinbaum.
Penjelasan tersebut merujuk pada berbagai aspek teknis yang telah dipersiapkan jauh hari sebelum piala dunia dimulai.
Setiap tim peserta, termasuk Timnas Iran dan tiga negara lain di Grup G, telah menentukan lokasi kamp basis yang disesuaikan dengan kota tempat mereka bertanding.
Selain itu, pengaturan tiket pertandingan, pemesanan penerbangan, hotel, serta kebutuhan perjalanan suporter dan media juga telah ditetapkan berdasarkan jadwal resmi.
Amerika Serikat juga dijadwalkan menjadi tuan rumah setiap pertandingan mulai perempat final hingga seterusnya.
Apabila Iran lolos dari fase grup, pertandingan babak 32 besar mereka kemungkinan besar juga tetap berlangsung di Amerika Serikat, sehingga perubahan venue dinilai akan memengaruhi keseluruhan struktur turnamen.
Pertemuan FIFA dengan Timnas Iran dan Kepastian Jadwal
Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu dengan para pemain, pelatih, dan pejabat sepak bola Iran di Turki pada Selasa (31/3).
Pertemuan tersebut berlangsung di sela pertandingan persahabatan Iran melawan Kosta Rika.
“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian,” kata Infantino.
Ia juga menegaskan keikutsertaan Iran di piala dunia dengan menyatakan,
“Iran akan berada di Piala Dunia. Itulah mengapa kami di sini,” ujarnya.
“Saya sudah melihat timnya, saya sudah berbicara dengan para pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja,” tambah Infantino.
Dengan keputusan tersebut, Timnas Iran tetap tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Berdasarkan jadwal resmi, Iran akan memainkan dua pertandingan di Los Angeles pada 15 Juni dan 21 Juni, serta satu pertandingan di Seattle pada 26 Juni.
Selama turnamen berlangsung, skuad Iran direncanakan bermarkas di negara bagian Arizona.
Keputusan FIFA ini memastikan tidak ada perubahan lokasi pertandingan bagi Timnas Iran di piala dunia 2026, meskipun sebelumnya Meksiko menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah jika diperlukan.
Dengan demikian, seluruh laga Iran tetap berlangsung di Amerika Serikat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
