Connect with us

Olahraga

Pandis PSSI DIY Sanksi Dwi Pilihanto Larangan Main Seumur Hidup usai Tendang Kepala Lawan di Liga 4

PSSI DIY menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup kepada pemain KAFI FC usai menendang kepala lawan dalam laga Liga 4 DIY.

Logompn

Published

on

Pandis pssi diy sanksi dwi pilihanto larangan main seumur hidup usai tendang kepala lawan di liga 4
Pandis PSSI DIY Sanksi Dwi Pilihanto Larangan Main Seumur Hidup usai Tendang Kepala Lawan di Liga 4. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/78 Sportaiment

MPN Indonesia 8 Januari 2026 - Panitia Disiplin (Pandis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup kepada pemain KAFI FC, Dwi Pilihanto Nugroho.

Sanksi tersebut diberikan usai Dwi menendang kepala pemain lawan dalam laga Liga 4 DIY antara KAFI FC melawan UAD FC.

Insiden terjadi pada Selasa (6/1) di Lapangan Sitimulyo Bantul, ketika pertandingan memasuki menit ke-73.

Dalam situasi perebutan bola di tepi lapangan, Dwi menendang wajah pemain UAD FC bernomor punggung 24, Amirul.

Saat kejadian, wasit hanya memberikan kartu kuning dan pertandingan sempat dihentikan untuk perawatan Amirul sebelum dilanjutkan.

Aksi tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu reaksi luas dari publik sepak bola.

Sanksi Pandis PSSI DIY

Setelah melakukan pemeriksaan, Pandis PSSI DIY menyatakan Dwi terbukti melanggar Pasal 48 jo. Pasal 49 jo. Pasal 10 jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Putusan itu tertuang dalam surat keputusan nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/1/2026.

Pandis menjatuhkan dua sanksi kepada Dwi, yakni larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup serta denda administratif sebesar Rp1 juta.

Keputusan tersebut masih membuka ruang bagi yang bersangkutan untuk mengajukan banding.

Sanksi itu disampaikan secara resmi melalui unggahan Instagram @pssidiy pada Rabu (7/1).

“Pemain KAFI FC nomor punggung 2 atas nama Dwi Pilihanto Nugroho dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025,” tulis Pandis PSSI DIY, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (8/1).

Baca Juga:  Liga 1 Rebranding, Ganti Nama jadi Super League

Sikap KAFI FC dan Permintaan Maaf

Menindaklanjuti keputusan tersebut, manajemen KAFI FC mengambil langkah pemecatan terhadap Dwi.

Pernyataan resmi disampaikan melalui akun Instagram @kafi.jogja pada Rabu (7/1).

“Memberhentikan saudara Dwi Pilihanto Nugroho sebagai pemain KAFI karena terbukti bersalah melanggar aturan kode disiplin PSSI 2025,” bunyi keputusan nomor 2 yang dikeluarkan manajemen klub.

Manajemen KAFI juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak UAD FC, Amirul, PSSI, serta publik sepak bola nasional.

“Kami dari manajemen tim KAFI Jogja memohon maaf kepada tim UAD FC, pemain UAD FC mas Amirul, PSSI, dan seluruh pecinta sepak bola tanah air atas insiden pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang pemain kami saat pertandingan lanjutan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur DIY, di Lapangan Sitimulyo, Selasa (6/1) sore tadi,” tulis manajemen KAFI.

Dalam pernyataannya, manajemen menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak didasari niat mencederai lawan dan menyebut insiden terjadi akibat kecerobohan pemain.

“Pemain kami tidak ada niatan untuk sengaja mencederai lawan. Pemain kami melakukan kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC mas Amirul,” lanjut pernyataan tersebut.

Manajemen juga menyampaikan rencana silaturahmi ke pihak Amirul dan UAD FC untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

“In Sya Allah kami dari manajemen tim dan pemain akan segera bersilaturahmi kepada mas Amirul dan keluarga serta tim UAD FC untuk memohon maaf secara langsung. Sekali lagi, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini dan berharap tidak terulang di kemudian hari,” tutup keterangan manajemen KAFI.

Evaluasi Wasit dan Sorotan Liga 4

Selain menjatuhkan sanksi kepada pemain, Pandis PSSI DIY turut melakukan evaluasi terhadap perangkat pertandingan.

Baca Juga:  PSSI Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik Baru

Wasit yang memimpin laga hanya diberikan pembinaan dan evaluasi atas keputusannya yang saat itu hanya memberikan kartu kuning.

“Memberikan evaluasi dan pembinaan kepada Perangkan Pertandingan yang bertugas. Melakukan kembali evaluasi dan penyegaran penerapan Laws of the Game dan Regulasi Pertandingan secara menyeluruh kepada Perangkan Pertandingan di lingkungan PSSI DIY,” tutup keterangan Pandis PSSI DIY.

Kasus ini terjadi sehari setelah insiden serupa pada Senin (5/1), yang melibatkan pemain PS Putra Jaya, Hilmi Gimnastiar, yang juga dijatuhi sanksi larangan bermain seumur hidup.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga12 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita31 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita38 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending