Connect with us

Otomotif

Aki Mobil Baru tapi Tidak Bisa Starter? Ini 5 Penyebab Umumnya!

Berikut lima penyebab umum mengapa mobil tetap tidak bisa distarter meskipun aki sudah baru.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 24t145217.024
Aki Mobil Baru Tapi Tidak Bisa Starter? Ini 5 Penyebab Umumnya! | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 2 April 2025 - Meski sudah mengganti aki mobil dengan yang baru, beberapa pengemudi tetap menghadapi masalah ketika mencoba menyalakan mesin.

Masalah tersebut dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dan bisa disebabkan oleh sejumlah faktor teknis yang melibatkan sistem kelistrikan dan komponen mesin lainnya pada mobil.

Dikutip MPN Indonesia dari Motor and Wheels, berikut lima penyebab umum mengapa mobil tetap tidak bisa distarter meskipun aki sudah baru.

1. Kualitas Aki Mobil Tidak Memadai

Salah satu penyebab utama mobil tidak bisa menyala meskipun aki baru adalah kualitas aki yang digunakan.

Aki basah yang tidak bersifat Maintenance Free (MF) cenderung memiliki kapasitas penyimpanan listrik yang lebih rendah dibandingkan aki kering MF.

Selain itu, penggunaan aki rekondisi atau bekas yang telah diperbaiki kualitasnya juga menjadi faktor risiko.

Aki seperti ini biasanya tidak memiliki daya tahan atau performa yang stabil karena telah mengalami proses perbaikan berkali-kali.

Kondisi fisik aki seperti segel, boks, dan bodi yang tidak orisinal juga dapat menjadi indikator rendahnya kualitas aki.

Oleh karena itu, penting untuk membeli aki mobil yang direkomendasikan oleh bengkel terpercaya guna memastikan keaslian dan daya tahan komponen.

2. Masalah pada Sistem Kelistrikan Mobil

Kompleksitas sistem kelistrikan mobil dapat menyebabkan gangguan meski aki telah diganti. Sistem ini mencakup kabel starter, sekring, relay, hingga motor starter.

Jika salah satu komponen dalam sistem tersebut mengalami kerusakan, maka arus listrik tidak akan tersalurkan dengan baik ke mesin.

Baca Juga:  Ini Syarat, Prosedur, dan Biaya Ganti Pelat Mobil hingga Balik Nama di Samsat 2025

Beberapa kondisi yang sering ditemukan antara lain sekring yang putus, terminal aki yang terlalu keras atau kotor, hingga relay yang mengalami gangguan.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kelistrikan menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah ini.

3. Gangguan pada Sistem Pengapian

Sistem pengapian merupakan bagian penting dalam proses starter mobil. Busi yang sudah usang atau kotor bisa mengganggu pembakaran di ruang mesin karena tidak mampu menghasilkan percikan api yang optimal.

Selain itu, komponen lain seperti koil dan ECU yang mengalami penurunan fungsi juga dapat menjadi penyebab mobil tidak bisa menyala.

Koil berfungsi untuk menggandakan tegangan arus listrik yang dialirkan ke aki mobil dan menghasilkan percikan api di busi.

Jika koil sudah lemah, maka tenaga mobil terasa berkurang, atau bahkan mobil bisa mati secara tiba-tiba saat suhu mesin meningkat.

4. Alternator Rusak

Alternator, atau dikenal juga sebagai dinamo, bertugas mengalirkan arus listrik ke aki mobil.

Jika komponen ini rusak, maka pengisian ulang daya listrik ke aki tidak akan berjalan maksimal, meskipun aki tersebut masih baru.

Penyebab kerusakan alternator dapat bervariasi, mulai dari usia pakai hingga pemasangan aksesori mobil yang mengonsumsi daya listrik berlebihan.

Alternator yang tidak bekerja dengan baik akan membuat aki cepat kehilangan daya dan menyebabkan mobil sulit distarter.

5. Masalah pada Sistem Bahan Bakar

Mobil diesel memiliki potensi masalah yang berbeda, yakni masuknya udara ke dalam saluran bahan bakar, yang dikenal sebagai “masuk angin”.

Kondisi ini menyebabkan campuran bahan bakar dan udara menjadi tidak seimbang, sehingga pembakaran tidak berlangsung optimal dan mesin sulit menyala.

Selain itu, distribusi bahan bakar yang tidak lancar juga bisa menyebabkan starter bermasalah.

Baca Juga:  Mengapa Lampu Indikator Engine Menyala? Ini Penjelasannya

Hal ini biasanya terjadi jika pompa bahan bakar (fuel pump) sudah melemah atau jika bahan bakar yang digunakan memiliki oktan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pabrikan.

(AKM/NID/RAD)

Trending