Connect with us

Otomotif

Awas Ketipu! Ini Ciri-Ciri Mobil Bekas Banjir yang Wajib Kamu Tahu

Waspadai mobil bekas banjir yang tampak mulus tapi punya risiko kerusakan permanen. Berikut tanda-tandanya!

Logompn

Published

on

Awas ketipu! ini ciri ciri mobil bekas banjir yang wajib kamu tahu
Ilustrasi mobil. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 Desember 2025 - Pembeli mobil bekas harus berhati-hati terhadap potensi kerusakan akibat banjir, terutama setelah musim hujan.

Meski tampak bersih, mobil bekas banjir umumnya tetap menyisakan dampak permanen, termasuk pada bagian interior, mesin, hingga sistem kelistrikan.

Banyak mobil bekas banjir yang dijual dengan harga miring di pasaran.

Untuk menghindari kerugian, penting mengenali ciri-ciri mobil yang pernah terendam banjir sebelum memutuskan membeli.

Ciri-ciri Mobil Bekas Banjir

Dikutip MPN Indonesia dari laman Auto2000 dan Astra, mobil bekas banjir memiliki beberapa tanda yang dapat dikenali jika diperiksa secara cermat. Berikut tujuh ciri utama yang perlu diperhatikan:

1. Karat pada Bagian Tersembunyi

Kolong mobil, rem tangan, bumper, bawah dashboard, dan bawah jok sering ditemukan dalam kondisi berkarat akibat air banjir yang bersifat basa.

2. Interior Rusak

Door trim, karpet, dan jok mobil umumnya menunjukkan kerusakan.

Meski telah dibersihkan, sering kali masih tercium bau apek atau menyengat, dan jamur bisa tumbuh pada bahan fabric, bludru, atau kulit.

3. Mesin Keluarkan Bunyi Kasar

Bunyi kasar terjadi karena air masuk ke dalam mesin dan bercampur dengan oli, yang menyebabkan gesekan berlebih.

Bunyi kasar ini juga bisa disebabkan oleh bearing fan belt atau bearing kompresor AC yang kering dan korosif.

4. Harga Jual di Bawah Pasaran

Mobil bekas banjir sering kali dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga pasar. Namun, penjual nakal bisa saja memoles bodi agar terlihat normal.

Baca Juga:  Amankah Motor Listrik Melintas di Tengah Banjir? Ini Penjelasannya!

5. Blok Mesin Berjamur

Jamur biasanya muncul di area blok mesin akibat kondisi lembap yang disebabkan oleh sisa genangan air.

6. Warna Oli Berubah

Oli yang tercampur air akan berubah warna menjadi seperti kopi susu. Hal ini dapat dicek melalui dipstick.

7. Soket Listrik Menguning

Soket listrik mobil yang seharusnya berwarna putih akan terlihat menguning jika mobil terlalu lama terendam banjir.

Risiko kerusakan mobil bekas banjir

Mobil bekas banjir rentan mengalami berbagai kerusakan yang berdampak pada performa dan keselamatan kendaraan. Berikut beberapa risiko kerusakan yang umum ditemukan:

  • Kerusakan kelistrikan
  • Suspensi rusak
  • Sistem pengereman bermasalah
  • Jok dan interior mengalami kerusakan fisik dan jamur
  • Korsleting listrik
  • Kopling lengket
  • Oli tercampur air
  • Mesin mengeluarkan suara kasar
  • Karat pada bodi dan mesin
  • Perangkat elektronik rentan rusak

Tips Mendeteksi dan Memverifikasi

Melakukan pemeriksaan menyeluruh adalah langkah utama saat membeli mobil bekas.

Selain memastikan kondisi umum kendaraan, ada beberapa hal tambahan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah mengecek asal-usul lokasi mobil, terutama jika berasal dari daerah yang rawan banjir karena risiko kerusakannya bisa lebih tinggi.

Riwayat perawatan juga penting untuk ditelusuri, yakni meliputi catatan servis, perbaikan, hingga klaim asuransi.

Dari informasi tersebut, pembeli bisa mengetahui apakah mobil tersebut pernah terendam banjir atau mengalami kerusakan besar di masa lalu.

Memahami dan mengenali ciri-ciri tersebut penting untuk mencegah kerugian dalam pembelian mobil bekas.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap mesin, interior, dan riwayat kendaraan sangat dianjurkan sebelum transaksi dilakukan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending