Connect with us

Otomotif

BYD Salip Tesla di Inggris, Penjualan Melonjak Tajam Sepanjang 2025

Data dari SMMT menunjukkan penjualan BYD meningkat lebih dari enam kali lipat secara year-to-date, melewati Tesla Inc yang justru mengalami penurunan sebesar 4,5 persen pada periode yang sama.

Logompn

Published

on

Byd salip tesla di inggris, penjualan melonjak tajam sepanjang 2025
BYD Salip Tesla di Inggris, Penjualan Melonjak Tajam Sepanjang 2025 | Gambar: Instagram/@byd_indonesia

MPN Indonesia 21 November 2025 - Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD Co, mencatatkan peningkatan signifikan di pasar Inggris sepanjang 2025.

Berdasarkan data dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT), penjualan BYD meningkat lebih dari enam kali lipat secara year-to-date, melewati Tesla Inc yang justru mengalami penurunan sebesar 4,5 persen pada periode yang sama.

Hingga Oktober 2025, pendaftaran kendaraan BYD di Inggris mendekati angka 40.000 unit. Angka ini melampaui jumlah pendaftaran Tesla yang berada sedikit di bawahnya.

Sementara itu, pada tahun sebelumnya, BYD hanya menjual 8.788 unit di pasar Inggris.

Penjualan Capai 50 Ribu Unit

Mengutip informasi dari Carnewschina, sejak memulai penjualan di Inggris pada 15 Maret 2023, BYD telah mencatatkan penjualan kumulatif sebanyak 50.000 unit dalam kurun waktu 977 hari.

Dari total tersebut, sebanyak 39.103 unit terjual dalam periode Januari hingga Oktober 2025, yang mencakup 78,2 persen dari total volume penjualan selama kehadiran BYD di Inggris.

Penjualan tersebut tersebar di sekitar 100 toko ritel yang beroperasi di negara tersebut.

Sementara itu, pada Oktober 2025, laporan dari BBC menyebutkan bahwa penjualan BYD melonjak hingga 880 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rencana Ekspansi BYD di Pasar Inggris

Model BYD yang paling laris saat ini di Inggris adalah Seal U DM-i, sebuah mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang dilengkapi mesin bensin 1,5 liter dan motor listrik bertenaga 218 hp.

Seal U DM-i mencatatkan penjualan lebih dari 10.000 unit dalam 10 bulan terakhir, menjadikannya sebagai PHEV terlaris di pasar Inggris saat ini.

Baca Juga:  Kopling Lengket usai Terkena Banjir? Begini Cara Mengatasinya!

BYD juga telah merancang strategi ekspansi lebih lanjut di pasar Inggris.

Pada tahun 2026, perusahaan berencana meluncurkan SUV offroad Denza B5, yang di pasar domestik dikenal dengan nama Fang Cheng Bao Bao 5.

Model ini akan bersaing dengan kendaraan offroad produksi Inggris seperti Land Rover.

Pada tahun 2027, BYD akan memperkenalkan merek mewah Yangwang ke pasar Inggris, yang ditujukan untuk bersaing dengan merek premium seperti Bentley dan Rolls-Royce.

Penjualan Tesla Anjlok di Eropa

Selain di Inggris, BYD juga menunjukkan peningkatan signifikan di pasar Jerman.

Data dari Federal Motor Transport Authority mencatat bahwa pada Oktober 2025, penjualan BYD di Jerman lebih dari empat kali lipat dibandingkan Tesla.

Selama sepuluh bulan pertama tahun ini, selisih penjualan antara kedua perusahaan di Jerman hanya 424 unit.

Sebaliknya, Tesla mengalami penurunan penjualan di sejumlah pasar utama Eropa.

Berdasarkan data dari asosiasi otomotif nasional, penjualan Tesla di Jerman menurun 53,5 persen, Norwegia turun 50,2 persen, Belanda turun 47,8 persen, dan di Inggris turun 47,4 persen.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending