Connect with us

Otomotif

Digugat BMW, BYD akan Ganti Nama M6?

BYD Indonesia menghadapi gugatan hukum dari BMW AG terkait merek M6 pada produk kendaraan listriknya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 12t112554.004
BYD M6 | Gambar: BYD Indonesia

MPN Indonesia 12 Maret 2025 - BYD Indonesia menghadapi gugatan hukum dari BMW AG terkait penggunaan merek M6 pada produk kendaraan listriknya.

BMW mengklaim bahwa nama M6 telah lebih dahulu didaftarkan sebagai bagian dari lini kendaraan sport mereka dan meminta pengadilan melarang BYD menggunakan nama tersebut di Indonesia.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi SIPP Pengadilan Jakarta Pusat, gugatan ini telah terdaftar sejak (26/2) dan kini masih dalam proses persidangan.

Klaim Hak Eksklusif BMW atas Merek M6

BMW berpendapat bahwa mereka memiliki hak eksklusif atas merek M6, yang telah digunakan untuk model sedan performa mereka di bawah sub-merek BMW M.

Pendaftaran merek M6 oleh BMW di Indonesia dilakukan sejak 20 Agustus 2015 dengan nomor permohonan D002015035540.

Perlindungan merek ini berlaku hingga 20 Agustus 2025 dan tercatat dalam kategori kelas 12, mencakup kendaraan bermotor beserta komponennya.

Sementara itu, BYD juga mendaftarkan merek M6 di Indonesia pada 22 November 2024 dengan nomor permohonan DID2024122107.

Tanggapan Pihak BYD

Menanggapi sengketa ini, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan pengadilan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

BYD belum memastikan apakah akan mengganti nama M6 di Indonesia atau tetap mempertahankannya.

“Kami belum lihat (kemungkinan ganti nama) dan masih kaji apa kemungkinan yang terjadi. Kami biarkan dulu prosesnya berlangsung supaya nanti dapat gambaran seperti apa keputusan akhirnya,” ujar Luther di Autograph Tower Thamrin Nine, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/3), dikutip MPN Indonesia dari DetikOto. 

Ia juga mengungkapkan bahwa BYD telah melakukan riset sebelum mendaftarkan merek M6, termasuk mempertimbangkan potensi risiko hukum di masa mendatang.

Baca Juga:  BMW Gugat BYD Indonesia terkait Klasifikasi Merek

Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil persidangan yang sedang berlangsung.

Penggunaan Nama M6 oleh BMW dan BYD

BMW telah lama menggunakan nama M6 untuk lini kendaraan sport mereka di bawah sub-merek M.

Model ini merupakan varian performa tinggi dari Seri 6 yang dikenal secara global.

Di sisi lain, BYD juga memiliki sejarah penggunaan nama M6 untuk mobil MPV listriknya sejak 2009 di pasar global.

Model ini telah dipasarkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, Hongkong, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Di India, kendaraan ini diberi nama eMax 7.

Mobil ini mengusung baterai LFP 71,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 530 km dalam sekali pengisian penuh.

Penjualan BYD M6 di Indonesia

Meskipun baru masuk ke pasar Indonesia pada 2024, BYD M6 telah mencatat angka penjualan yang signifikan.

Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD M6 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang 2024.

Penjualan model ini mencapai 6.124 unit dalam enam bulan sejak distribusi dimulai pada Juli 2024. Pada Januari 2025, BYD M6 telah terjual sebanyak 581 unit.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending