Connect with us

Otomotif

Jangan Cuek! Kenali Ciri Kampas Rem Mobil yang Harus Diganti Sebelum Mudik

Menjelang mudik Lebaran 2025, pastikan kampas rem mobil dalam kondisi optimal. Kenali tanda-tanda kampas rem aus.

Logompn

Published

on

Jangan cuek! kenali ciri kampas rem mobil yang harus diganti sebelum mudik
Pastikan keselamatan perjalanan mudik Lebaran 2025 dengan mengecek kondisi kampas rem mobil. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 20 Maret 2025 - Menjelang musim mudik Lebaran 2025, pengecekan kondisi kendaraan menjadi hal penting untuk memastikan keselamatan perjalanan. Selain pemeriksaan mesin, pemilik mobil juga harus memperhatikan sistem pengereman, terutama kampas rem mobil. 

Komponen ini berperan krusial dalam menjaga performa pengereman dan harus segera diganti jika sudah aus.

Kampas rem yang menipis dapat berdampak pada penurunan efektivitas pengereman, yang berisiko mengurangi keselamatan berkendara. 

Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu mengenali tanda-tanda kampas rem yang harus diganti agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Ciri-Ciri Kampas Rem Mobil yang Harus Diganti

1. Jarak Pengereman Bertambah

Salah satu tanda utama kampas rem mobil mulai menipis adalah jarak pengereman yang semakin panjang. 

Menurut Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka, kampas rem yang aus akan kehilangan daya cengkramnya, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk menghentikan kendaraan.

“Karena mulai menipis, daya cengkeram kampas akan berkurang, yang membuat pengereman mobil terasa lebih lama dari biasanya. Hal ini harus diwaspadai, dan sebaiknya pemilik melakukan pengecekan ke bengkel untuk melihat kondisi atau mungkin ada masalah lain,” ujar Suparna yang dikutip MPN Indonesia dari kompas.com pada Kamis (20/3).

2. Pedal Rem Terasa Lebih Dalam

Tanda lain kampas rem perlu diganti adalah pedal rem yang terasa lebih dalam saat diinjak. Dimas Harsono dari bengkel Liberty Garage, Pondok Kacang, Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa kampas rem yang sudah menipis membuat pengemudi harus menginjak pedal lebih dalam dari biasanya agar kendaraan dapat berhenti.

Baca Juga:  20 Daftar Mobil Terlaris Februari 2025, BYD jadi Satu-satunya Merek China yang Tembus 10 Besar!

“Karena lapisan kampas sudah tipis, menginjak rem jadi lebih dalam,” katanya.

Perubahan ini menunjukkan bahwa kampas rem tidak lagi memiliki ketebalan yang cukup untuk menghentikan mobil secara efektif, sehingga memerlukan penggantian segera.

3. Suara Berdecit Saat Mengerem

Bunyi berdecit saat melakukan pengereman juga menjadi indikasi kampas rem mobil sudah aus. Afon dari bengkel Karunia Jaya Abadi, Fatmawati, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa suara ini terjadi karena lapisan kampas yang habis, sehingga bagian logam mulai bergesekan dengan cakram rem.

“Bunyi berdecit karena lapisan kampas sudah habis, jadi logam bertemu logam,” ujarnya.

Jika kondisi ini dibiarkan, cakram rem bisa ikut tergerus, yang pada akhirnya akan meningkatkan biaya perbaikan.

4. Bunyi Gesekan Saat Mobil Melaju

Selain suara berdecit saat mengerem, bunyi gesekan saat mobil melaju juga menjadi pertanda kampas rem perlu diganti. 

Menurut Afon, hal ini disebabkan oleh bagian kampas yang sudah habis, sehingga cakram bergesekan dengan tonjolan ujung bracket kampas.

“Bunyi logam bergesek ini karena bagian kampas sudah habis, jadi cakram kena tonjolan ujung bracket kampas,” tambahnya.

Jika sudah terdengar suara gesekan ini, sebaiknya pemilik kendaraan segera mengganti kampas rem agar tidak merusak komponen pengereman lainnya.

5. Getaran Saat Mengerem

Getaran yang terasa saat menginjak pedal rem juga bisa menjadi tanda kampas rem mobil sudah aus. Hal ini terjadi karena permukaan kampas yang tidak lagi rata, sehingga cengkeraman ke cakram atau tromol menjadi tidak sempurna. 

Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mengurangi performa pengereman, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sistem rem mobil.

Jangan Abaikan Tanda-Tanda Kampas Rem Aus

Mengetahui ciri-ciri kampas rem yang harus diganti sangat penting, terutama menjelang perjalanan jauh seperti mudik Lebaran. 

Baca Juga:  BYD Zhengzhou, Kapal Raksasa Pengangkut 7.000 Mobil yang Bersandar di Pelabuhan Jakarta

Jika kampas rem dibiarkan habis, risiko kecelakaan akibat pengereman yang kurang optimal akan meningkat. 

Selain itu, komponen lain seperti cakram rem juga bisa mengalami keausan lebih cepat, yang pada akhirnya menambah biaya perbaikan.

Untuk memastikan keamanan berkendara, pemilik mobil disarankan rutin memeriksa kondisi kampas rem di bengkel terpercaya. 

Jika menemukan salah satu tanda di atas, segera lakukan penggantian sebelum bepergian. Dengan kondisi rem yang optimal, perjalanan mudik akan lebih aman dan nyaman.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending