Otomotif
Anak Muda di Bawah 40 Tahun Makin Gila-gilaan Beli Ferrari Baru
Pembeli Ferrari kini semakin banyak berasal dari kalangan muda.
MPN Indonesia 20 Maret 2025 - Pembeli Ferrari kini semakin banyak berasal dari kalangan muda. Fenomena ini menunjukkan pergeseran pasar yang signifikan.
Dikutip MPN Indonesia dari CNBC, CEO Ferrari, Benedetto Vigna mengungkap 40 persen dari pembeli baru Ferrari adalah orang berusia di bawah 40 tahun.
Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan 30 persen pada tahun 2023.
“Saya tidak tahu dengan merek lain, tetapi bagi kami, ini adalah pencapaian berkat tim kami,”” ujar Vigna.
Diproduksi Terbatas
Meski permintaan meningkat, Ferrari tetap mempertahankan kebijakan produksinya yang terbatas.
Prinsip yang diwarisi dari Enzo Ferrari, yakni memproduksi satu unit lebih sedikit dari permintaan pasar, masih dipertahankan untuk menjaga eksklusivitas merek.
Saat ini, daftar tunggu pembelian Ferrari mencapai lebih dari dua tahun.
Vigna menuturkan bahwa beberapa pelanggan, baik dari kalangan muda maupun tua, menghadapi tantangan dengan waktu tunggu ini.
Ia mencontohkan seorang pria berusia 78 tahun yang ingin membeli Ferrari tetapi enggan menunggu lama.
Di sisi lain, seorang pelanggan berusia 37 tahun berharap mendapatkan Ferrari sebelum ulang tahunnya yang ke-40.
Sebagian Besar Pelanggannya adalah Pelanggan Lama
Ferrari terus beradaptasi dengan tren pasar untuk menarik pelanggan baru. Pada 2024, sekitar 20 persen dari pendapatan Ferrari berasal dari layanan personalisasi kendaraan, yang memungkinkan pembeli menyesuaikan mobil sport mereka dengan preferensi pribadi.
Sebagian besar pelanggan Ferrari merupakan pemilik lama yang terus menambah koleksi mereka.
Pada 2024, sebanyak 81 persen dari pembelian Ferrari baru dilakukan oleh pelanggan yang sudah pernah memiliki Ferrari sebelumnya, dan 48 persen di antaranya memiliki lebih dari satu unit Ferrari.
Namun, Ferrari tetap berusaha menarik pelanggan baru untuk menjaga keberlanjutan bisnisnya.
“Pelanggan baru kami 10 persen lebih muda dibandingkan dengan seluruh pelanggan yang ada di dunia. Jadi, kuda jingkrak ini masih tetap berlari kencang,” ungkap Vigna.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
