Otomotif
Kementerian Ekraf Hadirkan Mobil Balap Kreatif di Thamrin Nine, Kolaborasi IP Lokal dan Otomotif
Kemenparekraf pamerkan kolaborasi IP lokal dan otomotif lewat dua mobil balap di Thamrin Nine, dorong kreativitas anak bangsa masuk pasar global.
MPN Indonesia 18 Juni 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menampilkan kolaborasi antara industri otomotif dan kekayaan intelektual (IP) lokal melalui pameran dua mobil balap di lobi Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Selasa (17/6).
Pameran ini dihadiri langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Ekraf Irene Umar sebagai bentuk dukungan terhadap potensi kreatif anak bangsa.
Pameran merupakan hasil kompetisi desain livery JFF 2025 X Sekuya serta kurasi 13 IP dari program Ekraf Hunt.
Mobil-mobil yang dipamerkan menjadi simbol sinergi antara sektor otomotif dan industri kreatif lokal.
“Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi IP-IP lokal kita bisa masuk ke medium otomotif, seperti mobil balap yang kita lihat pada hari ini,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif Riefky.
Arahan Presiden dan Dukungan Sinergi Lintas Sektor
Wamenparekraf Irene Umar menyatakan kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Ia menyebut Kementerian Ekraf siap menjadi jembatan bagi pelaku industri dan pemilik IP lokal.
“Jadi, jika teman-teman mau berkolaborasi dan mencari IP lokal, bisa langsung hadir di Thamrin Nine… agar roda ekraf bisa mendunia dan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Mobil Balap sebagai Representasi Kreativitas
Dua mobil balap dipamerkan sebagai wujud nyata kolaborasi. Mobil pertama berwarna pink merupakan hasil desain dari kompetisi dalam Jakarta Future Festival bertema Jakarta Level Up.
Mobil kedua, berwarna silver/biru, menampilkan karya dari IP Showcase Ekraf Hunt yang menghadirkan 13 IP lokal hasil kurasi.
Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak dalam skema hexahelix, seperti Gedung Thamrin 9, Sekuya, Maxdecal, Radical, serta para pemilik IP.
“Tentu kami mengucapkan terima kasih ke semua pihak… yang telah memberi ruang seluas-luasnya bagi para kreator IP anak bangsa,” ujar Riefky.
IP Lokal Unggulan Ditampilkan
IP yang dipamerkan mencakup karakter dan cerita orisinal dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Desa Timun, Nongnoi Pikkumi, Punopals, Wakakibo Kids, CRLY, Fun Cican, Pete Ijo, Redmiler Blood, Sundate Stories, Tenka Street, Khuga, Halo Miyu, dan Starla.
Seluruh IP tersebut merupakan hasil kurasi program Ekraf Hunt 2025 yang bertujuan memperluas jangkauan dan nilai ekonomi kekayaan intelektual lokal.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Ekspansi Global
Kegiatan ini juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan menjadi kelanjutan dari inisiatif yang diperkenalkan dalam Jakarta Future Festival serta kegiatan di Mandalika.
Kementerian Ekraf berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem industri kreatif dan mendorong IP lokal menembus pasar global.
Selain mendukung ekspor budaya, langkah ini juga diarahkan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja kreatif.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
