Connect with us

Otomotif

Lamborghini yang Dikendarai Diogo Jota saat Kecelakaan Ternyata Pernah Ditarik Massal karena Masalah Keamanan

Lamborghini yang dikendarai oleh Diogo Jota saat kecelakaan ternyata pernah mengalami penarikan (recall) karena masalah keamanan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 05t100137.096
Lamborghini yang Dikendarai Diogo Jota saat Kecelakaan Ternyata Pernah Ditarik Massal karena Masalah Keamanan | Gambar: Ig/@diogoj_18

MPN Indonesia 5 Juli 2025 - Lamborghini yang dikendarai oleh Diogo Jota saat kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dirinya dan saudara kandungnya, Andre Silva, ternyata pernah mengalami penarikan massal karena masalah keamanan.

Kecelakaan Diogo Jota itu diketahui terjadi pada Kamis dini hari (3/7) di wilayah Spanyol, sekitar 10 mil dari perbatasan Portugal.

Dugaan awal dari pihak penyelidik mengarah pada pecahnya ban kendaraan yang kemudian menyebabkan mobil terbakar.

Masalah pada Jenis Mobil yang Dikendarai Diogo

Model Lamborghini yang dikemudikan oleh atlet Liverpool tersebut diketahui sudah tidak lagi diproduksi dan sempat menjadi sorotan karena beberapa masalah teknis yang mempengaruhi keselamatan pengendara.

Dikutip MPN Indonesia dari Give Me Sport, Lamborghini yang digunakan Jota adalah model Huracan.

Berdasarkan informasi dari sumber Lamborghini, model ini termasuk salah satu yang paling laris dengan lebih dari 25.000 unit terjual secara global, termasuk di kalangan pesepak bola terkenal seperti Kyle Walker.

Namun, mobil jenis Huracan juga memiliki berbagai masalah yang bisa membahayakan pengendara.

Di antaranya adalah masalah pada sistem lampu depan, sistem peringatan sabuk pengaman, dan komponen struktural yang berisiko pada keselamatan.

Riwayat Penarikan Mobil

Pada September 2024, Lamborghini menarik 39 unit Huracan EVO Spyder di Amerika Serikat.

Dalam kasus tersebut, ditemukan kesalahan produksi di pabrik Sant’Agata Bolognese, Italia, di mana bracket pelindung tabrakan depan dipasang di sisi yang salah.

Kesalahan ini berpotensi mempengaruhi integritas struktural mobil jika terjadi kecelakaan lalu lintas. Proses penarikan dilakukan setelah seorang pekerja pabrik menemukan cacat tersebut.

Selain itu, pada November 2023, Lamborghini juga menarik 7.805 unit Huracan yang diproduksi antara 30 Juli 2014 hingga 30 Oktober 2023.

Baca Juga:  Indonesia vs Oman 3-0: Garuda Pecahkan Rekor Kalahkan Oman setelah 38 Tahun

Penarikan ini dilakukan karena sistem infotainment memungkinkan pengemudi untuk mengatur sudut lampu depan secara horizontal, termasuk pengaturan “tourist mode” yang seharusnya tidak diaktifkan di wilayah tertentu seperti Amerika Serikat.

Masalah ini berpotensi menimbulkan silau bagi pengendara lain dan mengurangi visibilitas.

Beberapa unit Huracan Coupe dan Spyder tahun produksi 2021 dan 2023 juga pernah ditarik karena adanya kemungkinan klip pengaman kabel pembuka pintu tidak terpasang dengan benar.

Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa pintu mobil dapat gagal terbuka saat keadaan darurat.

Lamborghini Sampaikan Duka Cita

Sementara itu, Lamborghini secara resmi menyampaikan duka cita atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan atlet sepak bola Diogo Jota dan Andre Silva.

“Kami sangat berduka atas kecelakaan yang terjadi di Spanyol yang melibatkan sebuah Lamborghini, di mana Diogo Jota dan Andre Silva secara tragis kehilangan nyawa mereka,” kata juru bicara Lamborghini.

“Dalam masa berkabung yang mendalam ini, kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka. Automobili Lamborghini menantikan informasi lebih lanjut mengenai rincian insiden ini, dengan sepenuh penghormatan kepada pihak yang terlibat,” imbuhnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending