Connect with us

Otomotif

Mobil Sering Gesrot? Ini Penyebab dan Solusinya!

Mobil gesrot dapat merusak komponen kolong dan suspensi. Kenali penyebab dan langkah pencegahannya agar kendaraan tetap aman dan nyaman.

Logompn

Published

on

Mobil sering gesrot ini penyebab dan solusinya!
Ilustrasi Mobil Melewati Polisi Tidur. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 Agustus 2025 - Bagi sebagian pengemudi, suara “duk” atau gesekan saat kolong mobil menyentuh aspal bukanlah hal asing.

Kondisi yang dikenal sebagai mobil gesrot ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menandakan adanya masalah pada suspensi atau beban kendaraan.

Gesrot biasanya terjadi saat mobil melewati jalan bergelombang, tanjakan curam, atau polisi tidur.

Fenomena ini tidak hanya dialami mobil dengan modifikasi ceper, tetapi juga kendaraan standar yang sering membawa muatan berlebih atau melintas di jalan dengan kondisi buruk.

Jika dibiarkan, gesrot dapat merusak pipa knalpot, bak oli, hingga sistem suspensi, yang berujung pada biaya perbaikan besar.

Penyebab Mobil Gesrot

1. Suspensi aus atau rusak

Suspensi yang lemah tidak mampu lagi menahan beban kendaraan, sehingga membuat kolong mobil lebih dekat ke permukaan jalan.

2. Muatan melebihi kapasitas

Mengangkut barang atau penumpang berlebihan menambah tekanan pada suspensi, membuat mobil turun lebih rendah dari semestinya.

3. Modifikasi tanpa perhitungan

Mengganti per atau shockbreaker standar dengan versi aftermarket yang lebih rendah bisa memperbesar risiko gesrot.

4. Ukuran ban tidak sesuai

Ban dengan diameter lebih kecil dari rekomendasi pabrikan akan menurunkan ground clearance.

5. Kondisi jalan yang buruk

Sering melintasi jalan berlubang atau bergelombang mempercepat kerusakan sistem suspensi.

Langkah Pencegahan Mobil Gesrot

  • Hindari muatan berlebih dan pastikan kapasitas sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Periksa dan ganti suspensi secara berkala menggunakan suku cadang sesuai standar.
  • Gunakan per daun tambahan atau spacer suspensi untuk meningkatkan tinggi kendaraan, khususnya pada mobil niaga dan penumpang.
  • Pakai ban sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk diameter dan tekanan yang tepat.
  • Perhatikan kondisi shockbreaker dan ganti jika terdengar bunyi keras atau gerakan berlebih.
  • Hindari modifikasi ekstrem yang membuat mobil terlalu ceper.
  • Distribusikan muatan secara merata agar beban tidak berat di salah satu sisi.
  • Rawat komponen suspensi lainnya seperti bushing arm, bearing, dan link stabilizer.
Baca Juga:  12 Penyebab Motor Susah Distarter, Ternyata Biang Keroknya Bukan cuma Aki!

Perawatan Tambahan untuk Perjalanan Jauh

Selain mencegah gesrot, pengemudi juga perlu memastikan kondisi mobil siap untuk perjalanan jarak jauh dengan memperhatikan:

  • Oli mesin untuk pelumasan optimal.
  • Air radiator dan coolant berkualitas untuk mencegah overheating.
  • Tekanan ban sesuai standar demi efisiensi bahan bakar dan stabilitas.
  • Sistem rem, termasuk kampas dan hidrolik, berfungsi baik.
  • Perlengkapan darurat seperti toolkit, dongkrak, ban cadangan, dan kabel jumper.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending