Connect with us

Otomotif

Wajib Ada di Mobil! Ini Tips Rawat Ban Serep Supaya Tetap Optimal

Ban serep wajib ada di mobil, tapi sering terlupakan. Simak tips merawat ban serep agar tetap optimal dan siap digunakan saat darurat di perjalanan.

Logompn

Published

on

Wajib ada! ini tips rawat ban serep supaya tetap optimal
Ilustrasi Ban Serep. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 September 2025 - Ban serep sering kali dianggap remeh oleh sebagian pengendara, padahal perannya sangat vital dalam kondisi darurat.

Saat ban utama mengalami masalah di tengah perjalanan, keberadaan ban cadangan bisa menjadi penyelamat.

Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang masih abai terhadap perawatan ban serep sehingga kondisinya tidak selalu optimal saat dibutuhkan.

Di Indonesia, kewajiban membawa ban serep sudah diatur secara jelas dalam regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Artinya, setiap kendaraan roda empat yang beroperasi di jalan harus dilengkapi dengan ban cadangan sebagai perlengkapan standar.

PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) pun mengingatkan kembali pentingnya merawat ban serep.

Menurut perusahaan, perhatian terhadap komponen ini tak kalah penting dari ban utama karena bisa menentukan keselamatan pengendara.

“Ban serep yang terawat pastinya dalam kondisi optimal saat Anda membutuhkannya. Hal ini menjadi penting dalam situasi darurat saat Anda perlu mengganti ban yang rusak dengan cepat,” ujar Fisa Rizqiano, Deputy Head of Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari laman resmi bridgestone.co.id, Rabu (17/9).

Aturan Teknis dan Regulasi Ban Serep

Berdasarkan Pasal 57 UU LLAJ, setiap mobil wajib dilengkapi perlengkapan standar, termasuk ban cadangan.

Aturan teknis lebih lanjut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, yang menegaskan diameter ban serep harus sama dengan ban utama, meski lebar tapaknya boleh berbeda.

Selain itu, Pasal 14 Permenhub Nomor 33 Tahun 2018 memperbolehkan penggunaan teknologi pengganti ban serep, seperti:

  • Run flat tire (RFT) yang dilengkapi indikator tekanan ban,
  • Tire repair kit, atau
  • Teknologi pengganti lainnya.
Baca Juga:  Bedanya Keyless dan Smart Key pada Motor, Mana yang Lebih Aman?

Jika menggunakan teknologi pengganti tersebut, kendaraan tidak diwajibkan membawa dongkrak dan kunci roda, asalkan dilengkapi petunjuk penggunaan yang jelas.

Tips Perawatan Ban Serep

Agar tetap dalam kondisi optimal saat dibutuhkan, Bridgestone Indonesia memberikan sejumlah tips perawatan ban serep:

  • Periksa tekanan angin secara berkala
    • Jaga tekanan angin lebih tinggi 5-10 psi dari standar, karena ban serep dapat kehilangan tekanan hingga 3% per bulan akibat osmosis. Disarankan menggunakan nitrogen karena lebih stabil terhadap perubahan suhu.
  • Cek kondisi fisik ban
    • Perhatikan apakah ada retak, sobek, benjol, atau deformasi. Tinggi kembangan ban harus di atas garis TWI (>1,6 mm). Jika ban sudah berubah bentuk, gunakan hanya untuk sementara.
  • Rotasi ban serep
    • Untuk ban serep berukuran penuh (full size), lakukan rotasi setiap 7.000–10.000 km agar keausan merata dan performa terjaga.
  • Bersihkan dan lindungi ban serep
    • Ban serep yang terpasang di luar kendaraan, misalnya di pintu belakang, harus ditutup rapat agar tidak terkena panas matahari dan sinar UV yang bisa memicu ozone crack.

Ban Serep, Komponen Kecil dengan Fungsi Vital

Meski jarang digunakan, ban serep adalah komponen yang wajib selalu siap pakai.

Perawatan sederhana seperti memeriksa tekanan, membersihkan, hingga melakukan rotasi bisa membuat ban cadangan awet dan andal.

Dengan kondisi ban serep yang prima, pengendara dapat lebih tenang menghadapi situasi darurat di jalan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending