Otomotif
Xiaomi SU7 Electric Sedan Alami Penundaan Pengiriman Hingga 350 Hari
Xiaomi SU7 Electric Sedan alami waktu tunggu hingga 350 hari akibat permintaan tinggi, sementara pabrik baru fokus produksi model crossover YU7.
MPN Indonesia 8 Juni 2025 - Xiaomi menghadapi tantangan serius dalam pengiriman mobil listrik pertamanya, Xiaomi SU7 Electric Sedan. Per 3 Juni 2025, waktu tunggu untuk model ini di China telah mencapai 350 hari.
Konsumen yang memesan SU7 kini harus menunggu hingga 50 minggu sebelum mobil dikirim. Kondisi ini dipicu oleh tingginya permintaan yang belum mampu diimbangi dengan kapasitas produksi saat ini.
SU7 pertama kali diluncurkan pada Maret 2024 dan langsung mendapat sambutan luar biasa.
Berdasarkan data China EV DataTracker yang dikutip MPN Indonesia dari laman Car News China, total pengiriman sudah melampaui 271.000 unit.
Namun, sejak awal peluncuran, waktu tunggu terus meningkat, dari 25 minggu menjadi 46 minggu pada Maret 2025, dan kini 50 minggu untuk varian tertentu.
Menurut aplikasi resmi Xiaomi Auto, waktu tunggu untuk varian SU7 Pro saat ini berkisar antara 47 hingga 50 minggu atau sekitar 329–350 hari.
Artinya, pelanggan yang melakukan pemesanan pada 3 Juni 2025 baru akan menerima unit mereka sekitar April hingga Mei 2026.
Spesifikasi dan Harga Tiap Varian Xiaomi SU7
Xiaomi SU7 hadir dalam tiga varian: SU7 standar, SU7 Pro, dan SU7 Max.
Varian SU7 Pro, yang paling diminati, dibekali motor listrik tunggal di roda belakang dengan tenaga 220 kW (295 hp), baterai LFP 94,3 kWh dari CATL, dan jangkauan hingga 830 km (standar CLTC). Harganya dibanderol 245.900 yuan (sekitar 34.130 USD), dengan waktu tunggu 47–50 minggu.
Varian SU7 standar menggunakan baterai LFP 73,6 kWh dengan waktu tunggu lebih pendek, yakni 41–44 minggu (287–308 hari). Harganya 215.900 yuan (sekitar 29.970 USD).
Sementara itu, varian tertinggi SU7 Max justru memiliki waktu tunggu paling singkat, yakni 35–38 minggu (245–266 hari).
Model ini memiliki dua motor dengan total tenaga 663 hp, baterai NMC 101 kWh, dan suspensi udara. Harga yang ditawarkan adalah 299.900 yuan (sekitar 41.630 USD).
Xiaomi Siapkan Pabrik Baru, Tapi Fokus ke Model Lain
Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Xiaomi sebelumnya menyatakan komitmennya lewat pernyataan Wang Hua, General Manager Public Relations Xiaomi Group, pada Maret 2024.
Saat itu, ia menyebut target produksi awal sebesar 300.000 unit. Namun, target tersebut kemudian dinaikkan menjadi 480.000 unit karena tingginya permintaan.
Xiaomi juga sedang menyiapkan operasional pabrik baru bernama F2. Pabrik ini rencananya akan difokuskan untuk memproduksi model crossover baru, Xiaomi YU7, yang akan diluncurkan pada Juli 2025.
Namun, karena F2 difokuskan pada produksi model baru, belum ada kepastian bahwa penundaan pengiriman SU7 akan segera teratasi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
