Connect with us

Politik

Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu, Prabowo: Pak Dadan Timses Saya yang Saya Serahkan ke Kejaksaan

Prabowo menegaskan pemberantasan korupsi tak pandang bulu dengan mencontohkan Dadan Hindayana yang terjerat dugaan korupsi program MBG.

Logompn

Published

on

Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu, Prabowo Pak Dadan Timses Saya yang Saya Serahkan ke Kejaksaan
Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu, Prabowo Pak Dadan Timses Saya yang Saya Serahkan ke Kejaksaan. Gambar: YouTube/Prabowo Subianto

MPN Indonesia 17 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto tegaskan komitmen memberantas korupsi tanpa pandang bulu dengan mencontohkan penanganan kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada program Presiden Menjawab pada Rabu (16/9), Prabowo menyatakan Dadan Hindayana merupakan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang pernah menjadi tim suksesnya.

Dadan tetap diserahkan kepada kejaksaan dalam proses hukum terkait kasus korupsi MBG.

“Saya sudah buktikan. Pak Dadan itu tim sukses saya, tim pakar saya. Saya yang angkat jadi Kepala BGN. Saya juga yang serahkan ke kejaksaan,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari laman YouTube Prabowo Subianto pada Kamis (17/9).

Prabowo Ungkap Kasus Lain sebagai Contoh

Selain perkara korupsi MBG, Prabowo juga menyinggung penyitaan aset Hotel Sultan sebagai contoh lain.

Hotel Sultan dikelola oleh PT Indobuildco yang dipimpin Pontjo Sutowo.

Menurut Prabowo, Pontjo merupakan kawannya.

Namun, ia menegaskan hubungan pribadi tidak memengaruhi proses hukum.

“Berapa banyak yang sudah saya serahkan dan banyak aset yang kita sita? Hotel Sultan itu, wah, yang lobi ke saya banyak. Mungkin Pak Pontjo itu dianggap tokoh dan memang kawan saya juga. Tapi saya nggak ada kawan, ini negara,” ujarnya.

Larangan Berbisnis dengan Kementerian Pertahanan

Prabowo juga menceritakan kebijakan yang diterapkannya saat menjabat Menteri Pertahanan pada 2019.

Ia mengaku mengumpulkan keluarga dan orang-orang terdekatnya sejak hari pertama menjabat.

Dalam pertemuan tersebut, ia melarang mereka mencari peluang bisnis di lingkungan Kementerian Pertahanan untuk menghindari konflik kepentingan.

“Jadi begitu saya naik jadi Menteri Pertahanan, hari pertama saya naik, malam pertama saya kumpulkan semua keluarga saya, dan semua orang-orang dekat saya di Gerindra. Saya bilang, saya akan menjadi Menteri Pertahanan mulai besok. Anda semua tidak boleh ikut cari bisnis di Kementerian Pertahanan,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Ngeri! Bocah Kelas 4 SD Tusuk Pelajar MTs hingga Tewas

Peringatan kepada Kader Gerindra

Setelah menjadi presiden, Prabowo menyatakan kembali memberikan peringatan kepada kader Partai Gerindra.

Ia menegaskan tidak akan memberikan perlindungan apabila ada kader yang melakukan pelanggaran hukum.

Prabowo mengatakan peringatan tersebut disampaikan secara terbuka kepada kader partainya.

“Sama, begitu saya jadi Presiden, saya sudah berkata, hati-hati Saudara Gerindra apa semua. Jangan karena saya Presiden, kalau kamu salah, saya nggak bisa lindungi kamu. Saya beritahu di depan. Dan Anda bisa lihat, berapa bupati dari Gerindra yang ditangkap, berapa wali kota, dan sebagainya,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Prabowo kembali menegaskan prinsip yang dipegang dalam menjalankan pemerintahan.

“Bernegara itu kita harus arif, kita harus bijak. Di ujungnya kepentingan nasional, kepentingan rakyat harus di atas segala hal,” ucapnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending