Politik
Bukan Mediasi, Dedi Mulyadi Sambangi Rumah Yai Mim Buat Kunjungan Balasan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kunjungi Yai Mim di Malang sebagai silaturahmi balasan. Ia tegaskan kunjungan bukan untuk mediasi konflik dengan Sahara.
MPN Indonesia 8 Oktober 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengunjungi kediaman Imam Muslimin atau Yai Mim di Perumahan Joyogrand Kavling Depag, Kota Malang, pada Senin (6/10).
Kunjungan ini disebut Dedi sebagai bentuk silaturahmi balasan setelah sebelumnya Yai Mim dan Sahara datang ke kediamannya di Bandung dan Subang.
Dalam kunjungan yang turut didampingi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Dedi menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk memediasi konflik antara Yai Mim dan Sahara.
“Kunjungan balasan aja. Mereka dua keluarga datang ke rumah saya. Ya saya nemuin mereka. Dua-duanya minta datang dan saya sudah menemui,” ujar Dedi kepada wartawan di kediaman Yai Mim, Senin (6/10).
Ia menegaskan bahwa hubungan Yai Mim dan Sahara sudah membaik.
“Tidak ada penekanan. Tidak ada mediasi udah pada akur,” tambahnya.
Pertemuan dengan Yai Mim dan Sahara
Kunjungan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Dedi langsung menuju rumah Yai Mim, berbincang dengan tuan rumah dan istrinya, bahkan sempat bermain wayang bersama.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Musala Al-Ikhlas di lingkungan perumahan.
Di lokasi ini, Dedi dan Armuji bertemu dengan Sahara, suaminya M Shofwan, Ketua RT, RW, serta warga setempat.
Konflik Bertetangga yang Sempat Viral
Sebelumnya, Yai Mim dan Sahara sempat hadir dalam podcast bersama Dedi Mulyadi untuk membahas konflik bertetangga mereka yang viral di media sosial.
Dalam kesempatan itu, keduanya menceritakan kronologi perselisihan hingga berujung laporan kepolisian dari masing-masing pihak.
Kasus tersebut berdampak pada posisi Yai Mim sebagai dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Ia dinonaktifkan dari tugas mengajar, sementara kasusnya ditangani Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.
Warga Perumahan Joyogrand juga menggelar rapat pada (7/9) dan mengeluarkan surat keputusan bersama yang meminta Imam Muslimin dan keluarganya meninggalkan lingkungan.
Surat itu berisi lima alasan, termasuk tuduhan pelanggaran norma kesopanan dan adat setempat.
Dedi Tegaskan Tak Ada Agenda Mediasi
Dedi kembali menegaskan bahwa kedatangannya hanya untuk memenuhi undangan dan menjaga silaturahmi, bukan untuk menyelesaikan masalah.
“Pak Yai kemarin datang ke rumah dinas saya di Bandung. Terus Mbak Sahara datang ke rumah pribadi saya di Subang. Jadi dua-duanya ke saya. Terus saya pulang kerja mampir kesini dan sekarang saya pulang lagi,” ungkapnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa permasalahan sudah selesai.
“Sudah baik-baik saja. Sudah nggak ada masalah. Enggak ada mediasi. Sudah pada rukun kok,” pungkas Dedi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
