Politik
Cerita Prabowo soal Titip Eks Pengawal ke Polri: Ini Bintara Baik Ya Jadikanlah Perwira
Prabowo mengaku pernah menitipkan mantan pengawal pribadinya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi perwira Polri.
MPN Indonesia 30 Oktober 2025 - Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya pernah menitipkan mantan pengawal pribadinya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi perwira Polri.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri pemusnahan narkoba sebanyak 214 ton di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, pada Rabu (29/10).
Prabowo menyatakan bahwa tindakan tersebut sah dilakukan, dengan alasan mantan pengawal tersebut merupakan anggota Polri yang dinilainya layak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa).
“Ya kalau mantan pengawal saya ada polisi yang dulu ngawal saya, tolonglah masuk secapa, itu sah, boleh dong saya titip ‘ini bintara baik ya jadikanlah perwira’, dari ratusan ribu aku titip berapa 2/3 orang ya kan? Mantan pengawal saya,” ujarnya seperti dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung di YouTube Sekrtetariat Presiden pada Kamis (30/10).
Namun demikian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menitipkan pejabat atau anggota keluarga untuk memperoleh jabatan di institusi Polri.
“Saya tidak titip satu pun pejabat, saya tidak titip, benar Kapolri? …Tapi nggak ada saya titip ponakan saya, apa iya kan. ‘Tolong jadiin‘ nggak ada,” ujarnya di hadapan Listyo.
Hanya Kasih 3 Instruksi ke Kapolri
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan bahwa dirinya hanya memberikan tiga instruksi utama kepada Listyo.
“Saya minta Kapolri, tiga hal ada yang memimpin untuk saya, satu pemberantasan narkoba, dua penyelundupan, tiga judi online,” kata Prabowo.
Ia juga menggarisbawahi bahaya narkoba terhadap masa depan bangsa dan menilai bahwa kebocoran kekayaan negara merupakan masalah utama yang perlu ditangani secara serius.
“Kekayaan itu ibarat darah di suatu badan. Kalau darah kita bocor, mengalir sekian cc, di ujungnya manusia badan itu mati, sama,” katanya.
Polri Musnahkan 214 Ton Narkoba
Pernyataan Prabowo disampaikan dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton hasil pengungkapan kasus dari periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.
Dari jumlah tersebut, 2,1 ton dimusnahkan secara simbolis di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Listyo dalam laporannya menyebutkan bahwa Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 65.572 orang dengan total barang bukti yang disita senilai Rp29,366 triliun.
Selain itu, Polri juga menjalankan 1.898 program rehabilitasi penyalahguna narkoba melalui pendekatan restorative justice.
Dalam penegakan hukum, Polri mengenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan total aset yang disita sebesar Rp221,386 miliar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
