Politik
Dedi Mulyadi Jenguk PRT Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Beri Bantuan Rp10 Juta
Dedi Mulyadi menjenguk korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi serta memberikan bantuan Rp10 juta kepada PRT yang terluka.
MPN Indonesia 1 Mei 2026 - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk seorang pekerja rumah tangga (PRT) korban kecelakaan KA Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi Timur pada Senin (27/4).
Dalam kunjungannya ke RSUD Bekasi pada Selasa (28/4), Dedi Mulyadi tidak hanya memastikan kondisi korban luka, tetapi juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta kepada korban yang harus beristirahat selama masa pemulihan.
Kecelakaan kereta antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur dan mengakibatkan 16 orang meninggal dunia serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Para korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Bekasi, RS Primaya, dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.
Dalam kunjungannya di rumah sakit, Dedi Mulyadi sempat berbincang langsung dengan korban perempuan yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga di wilayah Cakung.
Mengetahui korban harus beristirahat selama dua hingga tiga minggu dan berpotensi kehilangan penghasilan, Dedi Mulyadi langsung menyerahkan bantuan tunai.
“Berarti tidak gajian doang. Saya nitip Rp10 juta ya. Ibu tidak kerjanya biar tertangani di rumah,” kata Dedi Mulyadi sambil menyerahkan uang kepada korban di RSUD Bekasi, dilihat MPN Indonesia melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Jumat (1/5).
Pemprov Jabar Tanggung Biaya Perawatan dan Takziah Korban
Sebagai bentuk bantuan pemerintah, Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka.
“Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat,” ujarnya melalui media sosial.
Selain menanggung biaya perawatan, Pemprov Jawa Barat juga memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta.
Pada Selasa (28/4), Dedi Mulyadi juga mendatangi rumah duka salah satu korban meninggal dunia untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, ia menyatakan komitmennya terhadap pendidikan anak korban meninggal.
“Dan ini anak bu gurunya sekarang menjadi anak saya, nanti sekolahnya ikut dalam program pendidikan saya,” kata Dedi Mulyadi saat mengunjungi rumah duka korban bernama Nurlaela.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
