Connect with us

Politik

Didampingi Ronny Talapessy, Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK Hari Ini

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait dugaan suap dalam kasus Harun Masiku.

Actress 1299250

Published

on

Berangkat dari Kantor DPP PDIP, Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK Hari Ini
Berangkat dari Kantor DPP PDIP, Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK Hari Ini. Gambar: Viva.co.id

MPN Indonesia 13 Januari 2025 - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, hari ini memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan suap dalam kasus korupsi Harun Masiku.

Hasto berangkat dari kantor DPP PDIP di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.24 WIB.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah Hasto sebelumnya tidak menghadiri panggilan pertama pada 6 Januari 2025.

Penyidik KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaannya, mengingat kasus ini melibatkan dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.

Keberangkatan dari Kantor DPP PDIP

Hasto tampak berangkat dari Gedung B DPP PDIP dengan mengenakan jas hitam dan kemeja putih.

Ia didampingi oleh tim kuasa hukumnya, termasuk Maqdir Ismail dan Alvon Kurnia Parma.

Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy, serta Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, juga terlihat mendampingi Hasto.

Dalam perjalanannya menuju Gedung Merah Putih KPK, Hasto hanya menyampaikan senyuman saat dimintai keterangan oleh awak media.

Namun, ia memilih untuk menunda memberikan pernyataan resmi hingga tiba di lokasi.

“Nanti aja di sana (KPK),” ujar Hasto singkat.

Persiapan Menghadapi Pemeriksaan

Sebelumnya, Hasto menyatakan telah mempersiapkan diri secara matang untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam pernyataannya pada Minggu (12/1) di acara Soekarno Run di Gelora Bung Karno, Jakarta, ia menyebut bahwa dirinya telah mempelajari hak-haknya sebagai tersangka.

“Hak sebagai tersangka apa saja, itu sudah saya pelajari dengan sebaik-baiknya,” kata Hasto.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum yang berlangsung.

Baca Juga:  Miris, Pengepul Pisang di Kalimantan Timur jadi Korban Kekerasan Aparat Brimob

Menurut Hasto, kasus yang dihadapinya merupakan bagian dari perjalanan panjang PDIP dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Saya akan ikuti seluruh proses dengan penuh keyakinan, karena sejak awal kami tahu jalan yang ditempuh oleh PDIP, sejak masa Bung Karno, PDI Bu Mega, hingga kini, adalah jalan terjal yang harus dihadapi dengan keyakinan ideologis,” tambahnya.

Kasus Korupsi yang Melibatkan Harun Masiku

Pemeriksaan terhadap Hasto berkaitan dengan dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi yang melibatkan suap terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Kasus ini terkait dengan upaya meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme PAW untuk periode 2019-2024.

Hasto diduga memiliki peran dalam pemberian suap yang bertujuan memengaruhi keputusan KPU.

Statusnya sebagai tersangka diumumkan setelah pergantian kepemimpinan KPK pada 20 Desember 2024.

Respon dari Pihak PDIP

Pihak PDIP sebelumnya meminta agar jadwal pemeriksaan Hasto diundur hingga peringatan HUT PDIP pada 10 Januari 2025 selesai.

Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy, mengatakan bahwa permohonan tersebut diajukan untuk memastikan kelancaran kegiatan partai.

Saat ini, PDIP menyerahkan sepenuhnya teknis hukum kepada tim kuasa hukum Hasto.

Namun, partai belum memberikan tanggapan terkait kemungkinan adanya penahanan terhadap Hasto setelah pemeriksaan.

Trending