Connect with us

Politik

DPR Setujui 9 Hakim dan 1 Hakim Ad Hoc HAM di Mahkamah Agung

Komisi III DPR RI menyetujui pengangkatan sembilan hakim agung dan satu hakim ad hoc HAM untuk Mahkamah Agung (MA).

Logompn

Published

on

Dpr setujui 9 hakim dan 1 hakim ad hoc ham di mahkamah agung
Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman saat rapat pleno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9) | Gambar: YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 17 September 2025 - Komisi III DPR RI menyetujui pengangkatan sembilan hakim agung dan satu hakim ad hoc HAM untuk Mahkamah Agung (MA) dalam rapat pleno yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9).

Persetujuan ini diberikan setelah Komisi III DPR menyelesaikan tahapan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 16 calon hakim yang telah berlangsung selama sepekan.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendengarkan pandangan dari masing-masing fraksi.

“Berdasarkan pandangan fraksi yang telah dibacakan oleh masing-masing kapoksi atau yang mewakili, maka Komisi III DPR RI memberikan persetujuan atas nama calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM,” ucapnya.

Nama-Nama Hakim yang Disetujui

Hakim Agung:

  • Suradi (Kamar Pidana)
  • Ennid Hasanuddin (Kamar Perdata)
  • Heru Pramono (Kamar Perdata)
  • Lailatul Arofah (Kamar Agama)
  • Muhayah (Kamar Agama)
  • Hari Sugiharto (Kamar Tata Usaha Negara/TUN)
  • Budi Nugroho (Kamar TUN Khusus Pajak)
  • Diana Malemita Ginting (Kamar TUN Khusus Pajak)
  • Agustinus Purnomo Hadi (Kamar Militer)

Hakim Ad Hoc HAM:

  • Mohammad Puguh Haryogi

Pandangan Fraksi

Proses fit and proper test yang dilaksanakan oleh Komisi III DPR melibatkan evaluasi terhadap kompetensi teknis, rekam jejak, serta komitmen penegakan hukum dan hak asasi manusia.

Selama proses tersebut, setiap calon memaparkan visi dan misi mereka di hadapan para anggota Komisi III.

Fraksi PDIP melalui Safaruddin menyampaikan bahwa proses seleksi berjalan baik, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Fraksi Gerindra menyatakan harapannya agar para hakim yang terpilih mampu menjaga wibawa Mahkamah Agung sebagai lembaga negara.

Baca Juga:  Salah Sebut Sandra Dewi Jadi Dewi Sandra, Hakim PN Tipikor Jakarta Malah Curhat Begini

(AKM/NID/RAD)

Trending