Connect with us

Politik

Gubernur Jawa Timur Menghadap ke Kediaman Jokowi, Ada Apa?

Khofifah temui Presiden Jokowi di Solo bahas dampak perang dagang AS-China dan strategi Jatim cegah PHK serta jaga stabilitas ekonomi daerah.

Logompn

Published

on

Gubernur jawa timur menghadap ke kediaman jokowi, ada apa
Gubernur Jawa Timur Menghadap ke Kediaman Jokowi, Ada Apa? Gambar : Kolase Tangkapan Layar/@khofifah.ip

Jawa Timur, MPN Indonesia 17 April 2025 - Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (15/4).

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto.

Pertemuan ini berlangsung di kediaman Presiden Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan halal bihalal, sekaligus membahas berbagai isu strategis, salah satunya adalah perang dagang global antara Amerika Serikat dan China.

Khofifah menyatakan bahwa diskusi juga mencakup berbagai hal berskala lokal, nasional, dan global yang saat ini tengah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Isu Perang Dagang Jadi Topik Pembahasan

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi memberikan pembaruan informasi mengenai dampak perang tarif antara Amerika Serikat dan China terhadap perekonomian global.

Khofifah menanggapi isu tersebut dengan menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak ekonomi yang mungkin timbul.

“Kami bicara dampak ekonomi trade war. Dan itu terjadi di seluruh dunia. Tentu kami di Jawa Timur melakukan berbagai langkah sebagai antisipasi dan saya matur bahwa kita secara personal melakukan komunikasi dengan owner dari perusahaan-perusahaan besar,” ungkap Khofifah, dikutip MPN Indonesia melalui unggahan Instagram resmi @khofifah.ip pada Kamis (17/4).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini adalah untuk menjaga stabilitas tenaga kerja, khususnya dalam upaya menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang bisa timbul sebagai akibat dari kondisi ekonomi global tersebut.

Baca Juga:  Pernah jadi Manusia Silver di Pasar Baru, Mike Octavian Kini Terjun ke Dunia Model

Silaturahmi dan Diskusi Strategis Bersama Presiden

Silaturahmi yang dilakukan Khofifah bersama dua pejabat tinggi keamanan Jawa Timur ini diterima langsung oleh Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, mereka mengucapkan terima kasih karena telah diberikan waktu untuk bersilaturahmi dan berdiskusi.

“Alhamdulillah, bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin kami bersilaturahim dengan Presiden RI ke-7 Bapak Joko Widodo (Jokowi)… Kami menyampaikan terima kasih hari ini dapat diberi kesempatan silaturahim serta diskusi berbagai hal baik lokal, nasional maupun global. Matur nuwun sanget Pak Jokowi,” ujar Khofifah dalam pernyataannya.

Pertemuan ini mencerminkan intensitas komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menyikapi tantangan ekonomi global yang tengah berlangsung.

Jawa Timur sebagai salah satu provinsi strategis di Indonesia, memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi regional dan nasional.

Biodata Khofifah Indar Parawansa

Berikut ini adalah biodata singkat Khofifah Indar Parawansa, salah satu tokoh dan figur publik penting di Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur:

  • Nama Lengkap: Khofifah Indar Parawansa
  • Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 19 Mei 1965
  • Jabatan Saat Ini: Gubernur Jawa Timur
  • Periode Menjabat: 2019–sekarang
  • Pendidikan Terakhir: Magister Sosial Politik, Universitas Indonesia
  • Pengalaman Jabatan:
    • Menteri Sosial Republik Indonesia (2014–2018)
    • Ketua Umum Muslimat NU
    • Partai Politik: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Penghargaan: Berbagai penghargaan nasional dan daerah dalam bidang sosial dan kepemimpinan

Fokus Pemerintah Jawa Timur terhadap Ketahanan Ekonomi

Dalam konteks perang dagang yang kembali memanas setelah pengumuman kebijakan tarif resiprokal oleh Donald Trump terhadap barang impor, Khofifah menyampaikan bahwa pemerintahannya akan terus berupaya membangun komunikasi dengan pelaku usaha besar.

Baca Juga:  Lepas Jabatan Dirut Bulog, Letjen Novi Helmy Kembali Bertugas di TNI

Tujuannya adalah untuk mencegah dampak buruk terhadap sektor ketenagakerjaan di wilayah Jawa Timur.

Dengan demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi daerah melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat serta dunia usaha.

(AKM/NID/RAD)

Trending