Connect with us

Politik

Indonesia-Australia Perkuat Hubungan, Prabowo: Tetangga yang Baik akan Saling Membantu

Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Australia sebagai negara tetangga dalam menghadapi berbagai tantangan.

Logompn

Published

on

Prabowo pm australia sepakat saling bantu tetangga di saat sulit
Prabowo-PM Australia Sepakat Saling Bantu Tetangga di Saat Sulit | Gambar: Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 13 November 2025 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Australia sebagai negara tetangga dalam menghadapi berbagai tantangan.

Hal ini disampaikan saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese di kapal HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Sydney, Australia, pada Rabu (12/11).

“Sudah takdir kita untuk bertetangga langsung, jadi marilah kita hadapi takdir kita dengan niat terbaik. Saya percaya pada kebijakan bertetangga yang baik… Tetangga yang baik akan saling membantu di masa sulit,” ungkap Prabowo saat , dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (13/11).

Ia menambahkan bahwa dalam budaya Indonesia, tetangga memiliki peran penting dalam situasi darurat.

“Ketika kita menghadapi keadaan darurat, tetangga kitalah yang akan membantu kita. Mungkin saudara kita akan tetap jauh, tetapi tetangga kita adalah yang paling dekat,” lanjutnya.

Sepakati Perjanjian Keamanan Baru

Dalam kesempatan tersebut, kedua negara juga mengumumkan penyelesaian negosiasi perjanjian keamanan baru yang akan ditandatangani pada Januari 2026 di Indonesia.

“Kami telah melakukan diskusi yang sangat baik, dan saya rasa kita telah mencapai kesepakatan penting, perjanjian penting antara Australia dan Indonesia, yang berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang erat di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar Prabowo

PM Albanese menambahkan bahwa perjanjian ini dibangun atas dasar perjanjian keamanan penting sebelumnya, termasuk Lombok Treaty 2006 dan Defence Cooperation Agreement (DCA) 2024.

“Perjanjian ini merupakan pengakuan dari kedua negara kita bahwa cara terbaik untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas tersebut adalah dengan bertindak bersama. Perjanjian ini menandai era baru dalam hubungan Australia-Indonesia,” kata Albanese.

Baca Juga:  Prabowo Hadiri KTT BRICS di Brasil

Peningkatan Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan

Perjanjian baru ini melanjutkan kerja sama keamanan yang telah berlangsung sejak nota kesepahaman pertama tahun 1995.

Perjanjian tersebut akan mencakup konsultasi rutin antara pemimpin dan menteri kedua negara, identifikasi dan pelaksanaan kegiatan keamanan bersama, serta respons terhadap ancaman terhadap salah satu atau kedua negara.

PM Albanese menyampaikan bahwa hubungan kerja sama ini menunjukkan kekuatan hubungan kedua negara.

“Ini menunjukkan bahwa hubungan kita tetap sekuat sebelumnya. Dan itu merupakan hal yang luar biasa bagi kawasan kita dan bagi rakyat Australia maupun Indonesia,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending