Connect with us

Politik

Karier Suyudi Ario Seto, Pernah Pimpin BNN hingga Kini jadi Kapolri

Karier Suyudi Ario Seto berawal dari bidang reserse hingga menduduki sejumlah jabatan strategis sebelum mencapai posisi Kapolri.

Actress 1299250

Published

on

Karier Suyudi Ario Seto, Pernah Pimpin BNN hingga Kini jadi Kapolri
Karier Suyudi Ario Seto, Pernah Pimpin BNN hingga Kini jadi Kapolri. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 2 Oktober 2026 - Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pada Kamis (1/10).

Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, setelah DPR menyetujui pengangkatannya menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pengangkatan dilakukan melalui pembacaan Keppres serta pengucapan sumpah dan janji jabatan yang dipandu Presiden.

Suyudi menyampaikan sumpah jabatan dalam rangkaian pelantikan tersebut.

Ia menyatakan kesetiaannya kepada negara dan komitmen menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya menyatakan dan berjanji sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata,” ujar Suyudi, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (1/10).

Karier Suyudi Ario Seto Dimulai dari Bidang Reserse

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Jakarta dan lulusan Akademi Kepolisian 1994.

Perjalanan tugasnya banyak berlangsung di bidang reserse.

Perjalanan karier Suyudi Ario Seto tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh dan figur publik di lingkungan kepolisian.

Karier Suyudi Ario Seto dimulai sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Setelah itu, ia menjalankan sejumlah penugasan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Ustaz Adi Hidayat di Depan Prabowo: Tak Ada Lagi Gelap, Kita Bangun Indonesia Terang

Beberapa jabatan awal yang pernah diembannya meliputi:

  • Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.
  • Kapolsek Pasar Minggu.
  • Kapolsek Tanah Abang.
  • Kapolsek Penjaringan.
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
  • Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota.
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
  • Kanit Jatanras.
  • Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pada 2011, Suyudi dipercaya menjabat sebagai Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Perjalanan tugasnya kemudian berlanjut melalui sejumlah jabatan kepolisian tingkat wilayah.

Suyudi pernah memimpin kepolisian di beberapa wilayah pada periode 2014 hingga 2017.

Penugasan tersebut memperpanjang daftar jabatan yang pernah diembannya di lingkungan Polri.

Jabatan kepolisian wilayah yang pernah dipimpin Suyudi meliputi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Bogor Kota, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Karier Suyudi Ario Seto di Bareskrim dan Polda Metro Jaya

Setelah menjalankan sejumlah tugas kewilayahan, karier Suyudi berlanjut ke Bareskrim Polri.

Ia menempati beberapa posisi yang berkaitan dengan penanganan tindak pidana.

Sejumlah jabatan yang pernah diembannya di Bareskrim Polri meliputi:

  • Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada 2020.
  • Wadirtipidsiber Bareskrim Polri pada 2020.
  • Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II sepanjang 2020.

Perjalanan tersebut kemudian membawa Suyudi kembali ke lingkungan Polda Metro Jaya.

Pada 2023, ia dilantik menjadi Wakapolda Metro Jaya.

Jabatan itu membuat Suyudi menyandang pangkat Brigadir Jenderal atau jenderal polisi bintang satu.

Ia menjalankan tugas sebagai Wakapolda Metro Jaya selama satu tahun.

Pada Juni 2024, Suyudi mendapat promosi menjadi Kapolda Banten.

Setelah bertugas di Banten, perjalanan kariernya berlanjut ke Badan Narkotika Nasional.

Suyudi Ario Seto Pernah Menjabat Kepala BNN

Sebelum menjadi Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.

Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Membangun Pemerintahan Bersih dan Berpihak pada Rakyat

Pelantikan tersebut berdasarkan Keppres Nomor 118 TPA Tahun 2025.

Keppres tersebut mengatur pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan Badan Narkotika Nasional.

Setelah memimpin BNN, karier Suyudi berlanjut dalam proses pergantian pimpinan Polri.

Komisi III DPR lebih dahulu menjalankan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi.

DPR kemudian menyetujui pengangkatannya sebagai Kapolri melalui rapat paripurna pada Kamis (1/10).

Persetujuan tersebut dilanjutkan dengan pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan itu membuat Suyudi resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Jabatan tersebut menjadi posisi terbaru dalam perjalanan tugasnya setelah memimpin BNN.

Penghargaan dalam Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto

Selain menduduki sejumlah jabatan kepolisian, Suyudi menerima berbagai penghargaan selama bertugas di Korps Bhayangkara.

Penghargaan tersebut tercatat dalam perjalanan tugasnya di lingkungan kepolisian.

Penghargaan yang diterima Suyudi meliputi:

  • SL. Pengabdian XXIV.
  • SL. Pengabdian XVI.
  • SL. Pengabdian VIII.
  • SL. Jana Utama.
  • SL. Ksatria Bhayangkara.
  • SL. Karya Bhakti.
  • SL. Bhakti Pendidikan.
  • SL. Dharma Nusa.
  • SL. Bhakti Nusa.
  • SL. Operasi Kepolisian.

 (AKM/NID/RAD)



Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita18 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita25 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita50 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti59 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga5 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending