Connect with us

Politik

Ustaz Adi Hidayat di Depan Prabowo: Tak Ada Lagi Gelap, Kita Bangun Indonesia Terang

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan seruan persatuan dan pembangunan ketahanan pangan nasional di hadapan Prabowo.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 26t150144.089
Ustaz Adi hidayat saat peluncuran Gerina di Banyuasin, Rabu (23/4) | Gambar: Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 26 April 2025 - Dalam acara yang dihadiri Prabowo Subianto, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan seruan persatuan dan pembangunan ketahanan pangan nasional sebagai langkah membangun Indonesia yang lebih terang.

Hal tersebut disampaikan Adi Hidayat saat peluncuran Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin, Sumatra Selatan, Rabu (23/4).

Tekankan Pentingnya Implementasi Sila Pertama

Dalam pidatonya, Adi Hidayat mengawali dengan menekankan pentingnya implementasi Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.

Ia mengajak seluruh saudara sebangsa dari berbagai agama untuk bersatu dalam menanam nilai-nilai universal melalui ketahanan pangan.

“Kami undang juga saudara-saudari kami yang saudara dari Kristen, yang saudara dari Hindu, saudara dari Buddha juga yang lain-lainnya supaya kita bersatu padu dalam konsep menanam ini secara universal dalam nilai keislaman,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

Mengutip Surat Yusuf ayat 44 dari Al-Qur’an, Adi Hidayat mengaitkan pentingnya ketahanan pangan dengan masa depan bangsa yang kokoh.

Inovasi Ketahanan Pangan: Solusi Olah Padi Terapung

Sebagai tindak lanjut dari program ketahanan pangan, Adi Hidayat memperkenalkan inovasi “Si Opung” atau Solusi Olah Padi Terapung.

“Kalau nanti yang tidak punya lahan, yang tidak punya area yang luas, insyaallah di sampingnya bisa dibuat yang punya kolam, di atasnya padi, di bawahnya ikan,” jelasnya.

Adi Hidayat menyampaikan bahwa program ini telah melalui riset rinci, termasuk desain pot untuk budidaya padi yang memungkinkan satu keluarga tanpa lahan luas tetap bisa menghasilkan panen sendiri.

“Maka disimulasikan dalam tiga kali panen dalam satu musim, bila dihitung dengan ia beli secara manual itu masih bisa menabung 100 sampai 200 ribu,” ujarnya.

Baca Juga:  Kunjungi SDN Kedung Jaya 1 dan 2 Bogor, Presiden Prabowo Pantau Program Makan Bergizi Gratis

Adi Hidayat: Tak Ada Gelap Lagi

Dalam momentum tersebut, Adi Hidayat mengaitkan acara dengan peringatan lahirnya Nabi Muhammad dan Raden Ajeng Kartini, yang keduanya jatuh pada bulan April.

Ia mengutip inspirasi dari Kartini yang menerima Al-Qur’an di usia 10 tahun, yang kemudian melahirkan semangat Habis Gelap Terbitlah Terang.

Ia pun mengatakan mulai sekarang tak akan ada lagi gelap. Semuanya akan terang, membangun Indonesia terang.

“Mulai hari ini tidak ada gelap lagi, semuanya terang. Kita akan bangun ke depan. Indonesia terang, Indonesia terang, Indonesia terang menuju generasi emas 2045,” tegas Adi Hidayat.

(AKM/NID/RAD)

Trending