Connect with us

Politik

Kemlu Tegaskan Komitmen Kerja Sama RI-AS di Tengah Polemik Perang Dagang

Juru Bicara Kemlu, Roy menegaskan Indonesia tetap berkomitmen menjalin kerja sama dengan semua negara, termasuk Amerika.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 15t170727.648
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rolliansyah Soemirat | Gambar: Ig/@indonesiaunny

MPN Indonesia 15 April 2025 - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Rolliansyah Soemirat atau Roy menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalin kerja sama ekonomi dan perdagangan secara terbuka dengan semua negara, termasuk Amerika Serikat.

Roy menyampaikan bahwa komitmen tersebut tercermin dari intensitas komunikasi bilateral antara Indonesia dan AS yang terus berlangsung secara konsisten.

“Semuanya menunjukkan kesepakatan untuk menguatkan kerja sama antarnegara dalam bentuk yang terus saling menguntungkan,” ujar Roy saat konferensi pers di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/3)

Komunikasi Menlu Indonesia dan AS Awal 2025

Roy juga menjelaskan bahwa penguatan kerja sama antara kedua negara telah dibahas dalam percakapan antara Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Komunikasi yang dilakukan melalui sambungan telepon itu menjadi salah satu penegasan penting terhadap komitmen kedua negara dalam menjalin kemitraan strategis.

Percakapan antara kedua menteri terjadi pada 22 Januari 2025, sehari setelah Marco Rubio dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke-72.

Dalam kesempatan itu, Sugiono menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Rubio serta menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus mendorong hubungan bilateral yang saling menguntungkan, terutama di sektor perdagangan dan investasi.

Kemlu menilai penguatan kerja sama tersebut relevan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang sejalan dengan dinamika globa.

Roy juga menegaskan bahwa Kemlu akan terus bekerja sama dengan kementerian teknis lain guna memastikan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap responsif terhadap perubahan global.

Fokus pada Stabilitas Perdamaian Global

Dalam percakapan telepon antara Sugiono dan Rubio, keduanya juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu kawasan dan global, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah dan komitmen bersama untuk mendorong perdamaian serta pembangunan kembali di Gaza.

Baca Juga:  Heboh Video Trump Cium Kaki Elon Musk Tayang di Kantor Pemerintah AS, Benarkah?

Marco Rubio menyambut positif kesediaan Indonesia dalam mendukung rekonstruksi pascakonflik di kawasan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Tammy Bruce mengonfirmasi isi percakapan tersebut dalam sebuah pernyataan pers.

Bruce menjelaskan bahwa kedua menteri luar negeri membahas pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik, dengan fokus khusus pada isu keamanan maritim di Laut Cina Selatan.

“Menlu Rubio dan Menlu Sugiono mengakui pentingnya hubungan Amerika Serikat–Indonesia dan menegaskan kontribusi Kemitraan Strategis Komprehensif kami terhadap kawasan Indo-Pasifik yang aman dan makmur,” ujar Bruce.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending