Connect with us

Politik

Mentan Amran Sebut Ada Pengamat Terkenal yang akan Masuk penjara: Musuh Negara

Mentan Amran Sulaiman sebut ada seorang pengamat terkenal yang akan segera masuk penjara.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 14t102230.378
Mentan Amran Sulaiman saat jadi pembicara di acra Dies Natalis ke-49 UNS | Gambar: Tangkapan Layar YT/ Universitas Sebelas Maret

MPN Indonesia 14 April 2025 - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan ada seorang pengamat terkenal yang akan segera masuk penjara.

Hal itu disampaikan Amran saat menjadi pembicara di Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam acara Dies Natalies 2025 yang diselenggarakan pada 18 Maret 2025.

“Pengamat terkenal dan kalau saya sebut namanya bapak pasti tahu,” demikian pernyataan Amran, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Universitas Sebelas Maret.

Sebut Ada Pengamat yang jadi Musuh Negara

Amran Sulaiman menyatakan bahwa pengamat pengamat tersebut akan masuk penjara karena dinilai sebagai musuh negara.

Pengamat tersebut, kata Amran, merupakan bagian dari masalah di negara ini.

“Maaf karena ada juga pengamat ternyata adalah musuh negara. Sebentar lagi, maaf Pak Rektor dan Guru Besar, sebentar lagi kemungkinan besar dipenjara. Dia bagian dari masalah di republik ini,” ujar Amran.

Telah Serahkan Berkas ke Penegak Hukum

Amran menjelaskan bahwa langkah-langkah hukum terhadap pengamat tersebut telah dimulai.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan banyak upaya negosiasi dari berbagai pihak terkait kasus ini, namun tetap menegaskan bahwa proses hukum dilakukan atas permintaan negara dan masyarakat.

“Kami dinego banyak orang, ‘Pak Menteri bisalah’. Enggak. Negara yang meminta, rakyat yang meminta, bukan Amran yang meminta” kata Amran.

“Kami kirim berkasnya ke penegak hukum. Mungkin sebentar lagi dia dipenjara,” imbuhnya.

Identitas Pengamat Tidak Diungkap

Dalam penyampaiannya, Amran juga menekankan bahwa pengamat yang ia maksud bukanlah bagian dari civitas akademika UNS.

Kendati demikian, Amran tidak merinci lebih lanjut siapa pengamat yang dimaksud. Ia hanya mengatakan jika pengamat tersebut berasal dari perguruan tinggi ternama di Tanah Air.

Baca Juga:  Prabowo: RI Cinta Damai, tapi kalo Perang Lebih Baik Mati daripada Dijajah Kembali

“Yang jelas bukan UNS, tapi perguruan tinggi ternama Indonesia,” jelas Amran.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending