Politik
PM Anwar Ibrahim Kunjungi Indonesia di Tengah Desakan Mundur dari Warga Malaysia
PM Malaysia Anwar Ibrahim tiba di Jakarta untuk konsultasi tahunan RI-Malaysia di tengah aksi besar di Kuala Lumpur yang menuntut dirinya mundur.
MPN Indonesia 29 Juli 2025 - Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, tiba di Jakarta pada Senin malam (28/7) di tengah demonstrasi besar-besaran di negaranya yang menuntut ia mundur dari jabatan.
Ribuan warga Malaysia menggelar aksi di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, pada Sabtu (26/7) dengan mengenakan pakaian serba hitam sebagai bentuk protes.
Anwar mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 20.00 WIB.
Kedatangannya disambut dengan upacara kehormatan oleh pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan Duta Besar Malaysia untuk RI, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin.
Agenda utama Anwar adalah menghadiri Annual Consultation RI-Malaysia bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.
Pertemuan bilateral ini menjadi yang pertama sejak 2017 di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Fokus Pertemuan dengan Presiden Prabowo
Pertemuan antara Anwar dan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta menjadi ajang untuk membahas kerja sama bilateral, termasuk di bidang ekonomi, pertahanan, dan tenaga kerja.
Tradisi Annual Consultation RI-Malaysia yang dimulai sejak 2004 kembali digelar setelah vakum tujuh tahun.
Dalam kunjungan sebelumnya pada 27 Juni, Anwar sempat menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan Indonesia.
“Sekali lagi ucap terima kasih dan penghargaan atas sambutan yang luar biasa,” ucapnya saat itu.
Ribuan Warga Malaysia Gelar Aksi
Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, aksi unjuk rasa pada Sabtu (26/7) dimulai sejak pagi, dengan massa berkumpul di empat titik:
- Dataran Sogo
- Masjid Jamek
- Masjid Negara
- Pasar Seni
Dari titik-titik ini, massa melakukan long march menuju Dataran Merdeka.
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad turut hadir mengenakan kaos bertuliskan “Turun Anwar” dan menyampaikan orasi menanggapi kebijakan pemerintahan Anwar.
Tanggapan Pemerintah Malaysia
Sekretaris politik Anwar, Shamsul Iskandar, menyebut aksi tersebut sebagai agenda politik kelompok kecil.
“(Protes) ini bukan tentang rakyat, ini tentang sekelompok kecil yang mencoba membalikkan apa yang gagal mereka capai melalui kotak suara,” ujar Shamsul Iskandar, Minggu (27/7).
Sementara itu, Anwar menegaskan pentingnya menjaga demokrasi.
“Yang penting, ia harus berjalan dengan tertib, aman, dan dalam semangat cinta tanah air,” kata Anwar.
Ia mengajak semua pihak membangun dialog untuk membangun negara.
“Tidak sekadar di jalanan, tetapi bangkit telaah, menggapai dan menguasai lapangan-lapangan baru agar negara ini melonjak ke depan secara mantap dan bertenaga,” tambahnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
