Politik
Poin-Poin Pidato Prabowo di Depan Putin, Bahas MBG hingga Swasembada Pangan
Prabowo Subianto memaparkan pembangunan Indonesia, kerja sama ekonomi dan investasi dengan Rusia, serta diplomasi bebas aktif dalam EEF ke-11.
MPN Indonesia 4 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9).
Prabowo memaparkan arah pembangunan Indonesia, penguatan kerja sama bilateral, hingga strategi diplomasi dan hubungan internasional melalui penguatan hubungan ekonomi dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
“Hari ini saya akan menjelaskan kepada Anda, delegasi yang terhormat di Eastern Economic Forum, mengapa Indonesia yang terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik berupaya membangun jembatan yang lebih kuat dengan Timur Jauh Rusia dan Eurasian Economic Union,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Forum ekonomi yang berlangsung pada 1-4 September 2026 itu mengangkat tema The Far East: Development for the Benefit of the People.
Presiden Putin menjadi pembicara pembuka sebelum Presiden Prabowo menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan.
Bahas MBG
Prabowo Subianto menegaskan pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan diukur dari kondisi kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia.
“Pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga-keluarga biasa: apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil panennya dengan harga yang wajar, apakah keluarga dapat tinggal di rumah yang layak, apakah generasi muda dapat memperoleh pekerjaan yang produktif, dan apakah listrik dapat menjangkau setiap rumah di setiap desa,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Presiden RI, Jumat (4/9).
Prinsip tersebut menjadi dasar berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, ketahanan energi, serta percepatan hilirisasi industri.
“Inilah alasan Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi seluruh anak-anak kita dan para ibu yang sedang hamil. Inilah alasan kami mengejar swasembada pangan dan ketahanan energi. Inilah alasan kami mempercepat hilirisasi industri agar sumber daya alam kita dapat menciptakan industri, keterampilan, dan lapangan kerja di dalam negeri,”tambahin Prabowo.
Presiden juga menyatakan pertumbuhan ekonomi yang dikejar pemerintah tidak sekadar meningkatkan angka pertumbuhan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usul Perdagangan Indonesia-Rusia Dilipatgandakan lewat FTA EAEU
Presiden menyampaikan nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia mendekati 5 miliar dolar AS.
Nilai tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan naik 33,7 persen dibandingkan 2023.
Ia mengusulkan agar kedua negara menetapkan target melipatgandakan perdagangan melalui Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (FTA).
“Di forum ini, saya mengusulkan agar Indonesia dan Rusia menetapkan tantangan yang jelas bagi diri kita sendiri, yakni melipatgandakan perdagangan dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (FTA),” ujar Prabowo.
Presiden juga meminta seluruh negara anggota EAEU menyelesaikan prosedur internal agar perjanjian tersebut dapat mulai berlaku pada awal 2027.
“Indonesia ingin perjanjian ini berlaku dan digunakan sesegera mungkin setelah pertukaran notifikasi memungkinkan,” ujar Prabowo.
Perjanjian tersebut mencakup 11.882 pos tarif atau lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan antarnegara.
Peluang Investasi dan Kerja Sama Bilateral di Berbagai Sektor
Dalam forum tersebut, Presiden menawarkan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar ASEAN bagi pelaku usaha Rusia dan kawasan Eurasia.
“Indonesia merupakan pintu masuk alami menuju ASEAN,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan pembangunan konektivitas yang lebih kuat melalui:
- Jalur pelayaran langsung Vladivostok-Indonesia.
- Penerbangan langsung Indonesia-Rusia.
- Penguatan hubungan antarmasyarakat.
- Peningkatan sektor pariwisata.
Selain perdagangan, Presiden menawarkan peluang investasi pada sejumlah sektor strategis.
Sektor yang ditawarkan meliputi:
- Eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak serta gas.
- Energi terbarukan.
- Jaringan listrik pintar.
- Pengembangan tenaga nuklir untuk tujuan damai.
- Teknologi pertanian.
- Benih unggul.
- Pembibitan ternak.
- Mekanisasi pertanian.
- Pengolahan pangan.
- Produksi pupuk bersama.
- Industri makanan.
- Produk rumah tangga.
- Furnitur.
- Obat-obatan.
- Elektronik konsumen.
- Pendidikan tinggi.
- Transportasi.
- Antariksa.
“Kami juga menyambut kerja sama Rusia-Indonesia di bidang antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi,” ujar Prabowo.
Presiden juga mengajak perusahaan Rusia membangun industri bersama di Indonesia.
“Maka saya sampaikan langsung kepada dunia usaha Rusia. Datanglah ke Indonesia, bekerja bersama kami, berproduksilah bersama kami,” tambahnya.
Diplomasi dan Hubungan Internasional di Tengah Fragmentasi Global
Presiden kembali menegaskan arah diplomasi dan hubungan internasional Indonesia yang tetap berpegang pada politik luar negeri bebas dan aktif.
“Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun, tetapi kami ingin bergabung dengan aliansi ekonomi,” ujar Prabowo.
Ia juga menyampaikan prinsip hubungan luar negeri Indonesia.
“Bagi kami, seribu teman masih terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” ujar Prabowo.
Presiden menilai kondisi global saat ini menghadapi fragmentasi geopolitik yang memengaruhi perdagangan, rantai pasok, dan sistem keuangan dunia.
“Kita bertemu pada masa yang sulit. Saat ini perdagangan berkali-kali digunakan sebagai senjata,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, Indonesia dan Rusia perlu memperkuat jembatan kerja sama di sektor pangan, energi, perdagangan, logistik, serta ilmu pengetahuan agar hubungan ekonomi terus berkembang.
Perkembangan Investasi Indonesia dan Rusia
Dalam sesi dialog, Presiden mengungkapkan perkembangan sejumlah investasi antara Indonesia dan Rusia.
Beberapa perkembangan yang disampaikan meliputi:
- Rusal akan mengembangkan fasilitas pengolahan aluminium bersama kelompok usaha Indonesia.
- Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) proyek produksi pupuk berbasis gas di Timur Jauh Rusia.
- Pembukaan 138 blok minyak dan gas Indonesia untuk eksplorasi energi.
- Undangan kepada perusahaan Rusia untuk membawa teknologi dan berpartisipasi dalam pengembangan blok migas.
- Peluang kerja sama pengembangan teknologi liquefied natural gas (LNG).
“Kami bekerja sama dengan salah satu entitas aluminium terbesar, bahkan saya kira yang terbesar di dunia, yaitu Rusal,” ujar Prabowo.
“Rusal akan masuk secara besar-besaran ke Indonesia dan mengembangkan kilang bersama kelompok-kelompok usaha Indonesia,” sambungnya.
Presiden juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama telah ditandatangani nota kesepahaman antara perusahaan pupuk Indonesia.
Salah satu kelompok usaha terbesar di Rusia untuk investasi bersama dalam proyek produksi pupuk berbasis gas di kawasan Timur Jauh Rusia.
Selain itu, Presiden mengungkapkan Indonesia telah membuka 138 blok minyak dan gas untuk eksplorasi energi serta mengundang perusahaan Rusia untuk berpartisipasi melalui investasi dan pengembangan teknologi.
Ia juga menyatakan Indonesia terbuka terhadap pengembangan proyek bersama di sektor LNG dan transfer teknologi sebagai bagian dari penguatan kerja sama bilateral kedua negara.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
