Connect with us

Politik

Prabowo Pertimbangkan Skema WFH ASN sebagai Langkah Penghematan BBM

Presiden Prabowo mempertimbangkan kebijakan work from home untuk menghemat konsumsi BBM di tengah lonjakan harga akibat konflik global.

Logompn

Published

on

Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH Demi Menghemat BBM
Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH Demi Menghemat BBM. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 14 Maret 2026 - Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penerapan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) sebagai bagian dari langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga imbas konflik di Timur Tengah.

Rencana ini disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3).

Kebijakan ini dipicu oleh kekhawatiran atas dampak global dari ketegangan di kawasan Eropa dan Timur Tengah yang dapat memengaruhi harga BBM di dalam negeri.

Prabowo menyampaikan bahwa langkah proaktif perlu diambil, mengingat kenaikan harga BBM juga berpotensi berdampak terhadap harga pangan.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan mempengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa mempengaruhi harga makanan. Kita Alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (14/3).

“Masalah BBM kita sebenarnya sudah punya rencana-rencana ini akan kita akselerasi. Tapi tentunya kita juga harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM,” lanjutnya.

Pakistan Pangkas Hari Kerja dan Terapkan WFH

Dalam rapat tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa beberapa negara telah lebih dahulu menerapkan kebijakan penghematan BBM secara menyeluruh.

Ia mencontohkan langkah-langkah yang dilakukan oleh Pakistan sebagai respons terhadap gejolak harga BBM dunia.

Ketua Umum Partai Gerindra itu bahkan menampilkan slide yang memuat daftar kebijakan penghematan yang dilakukan Pakistan, yang disebutnya sebagai “critical measures”.

Prabowo menyebut, Pakistan menerapkan sistem kerja mirip dengan masa pandemi Covid-19, yakni 50% pegawai swasta dan pemerintahan bekerja dari rumah, serta pemangkasan hari kerja menjadi empat hari.

Baca Juga:  Ini Daftar Lengkap Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” tambahnya.

Langkah-langkah lainnya mencakup pengurangan penggunaan BBM oleh kementerian, kewajiban tidak mengoperasikan 60% kendaraan dinas setiap hari, serta pelarangan belanja pendingin ruangan, kendaraan, dan mebel oleh seluruh lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan.

Selain itu, Pakistan juga membatasi kunjungan kerja, melarang penggunaan anggaran pemerintah untuk pesta, dan memberlakukan pembelajaran daring di institusi pendidikan tinggi.

Pemerintah Kaji Penerapan Kebijakan Serupa

Meski langkah-langkah tersebut merupakan contoh dari negara lain, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan mengkaji kemungkinan penerapan kebijakan serupa.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah yang bisa ditempuh antara lain menerapkan sistem work from home (WFH), melakukan berbagai efisiensi, serta menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar.

Prabowo juga meminta para menteri untuk mengkaji langkah-langkah tersebut lebih lanjut.

“Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan dan langkah-langkah penghematan lainnya,” imbuh Prabowo.

Rencana kebijakan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif kebijakan pemerintah dalam menghadapi dinamika global, terutama yang berkaitan dengan harga BBM dan dampaknya terhadap ekonomi nasional.

Pemerintah tengah menyusun strategi lanjutan agar dampak eksternal dari konflik di Timur Tengah tidak memperburuk stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat.

(AKM/NID/RAD)

Trending