Politik
Prabowo Tegaskan Perpanjangan Usia Pensiun TNI demi Kemajuan Lembaga
Prabowo Subianto menegaskan bahwa revisi UU TNI, termasuk soal usia pensiun, bukan bermaksud untuk mengembalikan dwifungsi tentara.
MPN Indonesia 8 April 2025 - Prabowo Subianto menegaskan bahwa revisi Undang-Undang (UU) TNI, termasuk soal usia pensiun, bukan bermaksud untuk mengembalikan dwifungsi tentara.
Perpanjangan masa pensiun TNI, kata Prabowo, dibuat agar lembaga TNI bisa lebih maju dengan pemimpin yang tidak berganti-ganti dalam waktu yang singkat.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan tujuh pemimpin redaksi dan jurnalis senior di Hambalang pada Minggu (6/4).
Alasan Pengesahan RUU TNI Dipercepat
Menurut Prabowo, saat ini panglima TNI selalu berganti secepat kilat karena usia pensiun yang dinilai sangat dini.
Hal itu lah yang menjadi alasan mengapa pengesahan RUU TNI dilakukan dengan sangat cepat.
Ia juga menjelaskan bahwa usia pensiun prajurit TNI dalam UU TNI yang lama dinilai terlalu dini, sehingga membuat kepemimpinan di lembaga tersebut selalu berganti-ganti setiap tahunnya.
“RUU TNI dipercepat karena kita mengalami suatu fenomena dalam berapa tahun itu. Panglima TNI 1 tahun ganti, Kasat 1 tahun ganti, karena usianya nya habis, waktu dia untuk kariernya begitu mau dipakai, usia habis,” ujar Prabowo di Hambalang, Minggu (6/4), dikutip MPN Indonesia dari YouTube KompasTv.
“Di mana kita bisa punya suatu organisasi yang pemimpinnya ganti tiap tahun,” imbuhnya.
Prabowo: Tak Ada Dwifungsi
Revisi UU TNI, kata Prabowo, hanya soal perpanjangan usia pensiun beberapa perwira tinggi. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk tidak terlalu cemas soal dwifungsi TNI.
Menurutnya, kekhawatiran tersebut tidak memiliki landasan yang kuat. Pasalnya, TNI tidak memiliki niat untuk masuk ke ranah politik.
“Enggak ada niat TNI mau dwifungsi lagi. Come on ya kan nonsens itu saya katakan. Tidak ada niat TNI yang keluar dari politik,” ujar Prabowo.
Akui Ada Lembaga yang Tidak Beres
Soal kekerasan aparat dalam aksi demonstrasi, Prabowo mengatakan bahwa dirinya tak menampik bahwa ada lembaga-lembaga yang tidak beres.
Ia mengatakan hal itu wajar karena setiap institusi pasti memiliki kekurangan. Namun ia menegaskan bahwa tak ada niat dari pemerintah untuk menekan rakyat.
“Berapa ratus demonstrasi, berapa kasus abusif? Ya jadi saya paham dan saya tahu setiap institusi ada yang tidak beres ya,” ucap Prabowo.
“Organisasi yang besar pasti ada namanya manusia, namanya kadang-kadang anak muda, emosi, panas dan sebagainya. Tapi gak ada niat dari pemerintah untuk menekan, untuk apa. Kita mau kerja untuk rakyat,” imbuhnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
