Connect with us

Politik

Pramono Wanti-Wanti Pendatang Baru: Tak Semua Orang Bisa Bertarung di Jakarta

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat yang ingin merantau ke Jakarta usai Lebaran untuk tidak tergiur janji kehidupan ideal.

Logompn

Published

on

Pramono Wanti Wanti Pendatang Baru Tak Semua Orang Bisa Bertarung di Jakarta
Pramono Wanti-Wanti Pendatang Baru: Tak Semua Orang Bisa Bertarung di Jakarta | Gambar: Dok. Pemprov Jakarta

MPN Indonesia 24 Maret 2026 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat yang ingin merantau ke Jakarta usai Lebaran untuk tidak tergiur janji kehidupan ideal.

Ia menekankan bahwa Jakarta memang terbuka bagi siapa pun, tetapi tidak semua orang bisa bertahan menghadapi kerasnya persaingan di kota metropolitan ini.

“Kalau mau pulang kampung atau nanti kembali ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja,” kata Pramono di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/3).

“Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta,” sambungnya.

Tak Ada Razia Pendatang Baru

Pramono memastikan tidak ada operasi yustisia terhadap pendatang baru pasca-Lebaran.

Namun, ia mengingatkan bahwa pendatang harus realistis dan siap dari sisi keterampilan dan mental.

“Kami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja,” tegasnya.

Pramono: Kehidupan di Jakarta Tak Seperti yang Digambarkan

Pramono menekankan bahwa meskipun Jakarta adalah kota yang terbuka, kehidupan di Ibu Kota tidak selalu seperti yang dibayangkan.

Ia menilai bahwa banyak masyarakat di kampung halaman memiliki ekspektasi tinggi terhadap kehidupan di Jakarta yang belum tentu sesuai dengan kenyataan.

“Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu,” ujarnya.

Oleh sebab itu Pramono berharap para pendatang adalah orang-orang yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha di Jakarta.

“Orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan Pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta,” kata dia.

Baca Juga:  Seperti Jual Beli Motor, Komdigi Rencanakan Beli HP Bekas Wajib Ada Balik Nama

(AKM/NID/RAD)

Trending